Bandar Lampung (Lampost.co) — Pemerintah Provinsi Lampung menetapkan alokasi pupuk subsidi tahun 2026 sebesar 710.711 ton yang akan pihaknya distribusikan ke 15 kabupaten/kota.
Poin penting :
1. Pupuk subsidi akan tersebar di 15 kabupaten/ kota.
2. Sejumlah jenis pupuk diterima petani di daerah-daerah.
3. Pemprov Lampung targetkan alokasi pupuk berjalan optimal.
Total alokasi itu terdiri atas pupuk urea sebanyak 309.110 ton, pupuk NPK 387.830 ton, NPK untuk kakao 7.495 ton, pupuk organik 5.994 ton, dan pupuk ZA 282 ton.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DKPTPH) Provinsi Lampung Elvira Umihanni mengatakan, alokasi pupuk subsidi tersebut tercantum dalam Lampiran Keputusan Kepala DKPTPH Provinsi Lampung Nomor 500.6.7.4/11/V.21/2025 tertanggal 22 Desember 2025 dan mulai berlaku pada 1 Januari 2026.
“Total alokasi pupuk subsidi tahun 2026 untuk Provinsi Lampung terdiri atas urea 309.110 ton, NPK 387.830 ton, NPK kakao 7.495 ton, pupuk organik 5.994 ton, dan ZA 282 ton,” kata Elvira.
Baca juga :
Kabupaten Lampung Tengah merupakan daerah dengan alokasi terbesar. Wilayah ini menerima pupuk urea 85.366 ton, NPK 90.720 ton, NPK kakao 508 ton, pupuk organik 493 ton, serta ZA 42 ton.
Kabupaten Lampung Timur memperoleh alokasi pupuk urea 65.150 ton, NPK 69.840 ton, NPK kakao 1.830 ton, dan pupuk organik 594 ton. Sementara Lampung Selatan menerima urea 49.082 ton, NPK 56.876 ton, NPK kakao 53 ton, serta pupuk organik 1.178 ton.
Untuk wilayah lain, Kabupaten Tanggamus mendapatkan alokasi pupuk urea 10.550 ton, NPK 13.858 ton, NPK kakao 1.513 ton, dan pupuk organik 70 ton. Kabupaten Lampung Barat memperoleh urea 4.242 ton, NPK 20.930 ton, NPK kakao 349 ton, dan pupuk organik 370 ton.
Kabupaten Lampung Utara menerima alokasi pupuk urea 21.098 ton, NPK 29.410 ton, NPK kakao 4 ton, pupuk organik 920 ton, serta ZA 147 ton. Kabupaten Way Kanan memperoleh urea 19.034 ton, NPK 26.900 ton, NPK kakao 3 ton, pupuk organik 109 ton, dan ZA 90 ton.
Kabupaten Tulang Bawang mendapatkan alokasi pupuk urea 12.314 ton, NPK 22.824 ton, dan pupuk organik 1.217 ton. Kabupaten Pesawaran menerima urea 12.240 ton, NPK 13.376 ton, NPK kakao 1.879 ton, serta pupuk organik 216 ton.
Kabupaten Pringsewu memperoleh alokasi pupuk urea 7.953 ton, NPK 9.762 ton, NPK kakao 1.354 ton, dan pupuk organik 19 ton. Kabupaten Mesuji menerima urea 9.294 ton, NPK 12.332 ton, NPK kakao 1 ton, serta pupuk organik 34 ton.
Kabupaten Tulang Bawang Barat tercatat memperoleh pupuk urea 6.415 ton, NPK 9.844 ton, pupuk organik 686 ton, dan ZA 3 ton. Kabupaten Pesisir Barat menerima urea 4.509 ton, NPK 9.120 ton, dan NPK kakao 1 ton.
Sementara itu, untuk wilayah perkotaan, Kota Bandar Lampung mendapatkan alokasi pupuk urea 250 ton, NPK 342 ton, serta pupuk organik 2 ton. Kota Metro memperoleh pupuk urea 1.613 ton, NPK 1.696 ton, dan pupuk organik 86 ton.








