• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 25/01/2026 17:38
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Penumpang Ojek Pangkalan Diklaim Tersisa 20 Persen

Maraknya ojek online membuat ojek pangkalan di Bandar Lampung kehilangan penumpang. Penghasilan turun drastis, driver berharap solusi dari pemerintah.

EffranbyEffran
24/01/26 - 19:49
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Ojek pangkalan di Bandar Lampung. Lampost.co/RESTU

Ojek pangkalan di Bandar Lampung. Lampost.co/RESTU

Bandar Lampung (Lampost.co) — Perkembangan teknologi digital terus mengubah wajah transportasi perkotaan. Layanan ojek online kini menjadi pilihan utama masyarakat karena praktis dan terjangkau. Di sisi lain, kehadiran layanan berbasis aplikasi menekan keberadaan ojek pangkalan secara signifikan.

Kondisi tersebut dirasakan langsung para pengemudi ojek pangkalan di Bandar Lampung. Mereka kehilangan penumpang dan mengalami penurunan penghasilan drastis sejak ojek online menjamur.

Ipul, pengemudi ojek pangkalan di kawasan Pesawahan, TelukBetung Selatan, mengaku perubahan terjadi sangat tajam. Ia puluhan tahun menggantungkan hidup dari ojek pangkalan.

“Perubahannya jelas terasa. Kalau dulu penumpang ramai, sekarang paling tersisa 20 persen saja,” kata Ipul, Kamis, 22 Januari 2026.

Menurut dia, jumlah penumpang terus menyusut setiap tahun. Banyak pelanggan lama kini beralih ke ojek online karena tarif lebih murah dan mudah akses.

Meski kondisi semakin sulit, Ipul memilih bertahan sebagai ojek pangkalan. Ia mengaku tidak memiliki kemampuan menggunakan ponsel pintar berbasis Android. “Saya nggak paham pakai HP Android. Jadi ya nggak kepikiran pindah ke ojek online,” ujarnya.

Nasib serupa dialami Deni, pengemudi ojek pangkalan sejak 2001. Ia menilai kehadiran ojek online membuat ojek pangkalan semakin terpinggirkan. “Sejak ada ojek online, kami seperti hancur. Kami terasa terasingkan,” kata Deni.

Dia menilai perbedaan tarif menjadi faktor utama peralihan penumpang. Ojek online menawarkan harga murah tanpa melihat jarak tempuh. “Kalau ojek online, mau jauh atau dekat tetap murah. Kami tergantung jarak. Kami nggak punya sistem pusat seperti mereka,” ucapnya.

Dampak ekonomi pun semakin terasa. Sebelum ojek online hadir, diamampu mengantongi Rp50 ribu hingga Rp70 ribu per hari. Kini, penghasilan maksimalnya hanya sekitar Rp20 ribu hingga Rp25 ribu.

Ia mengaku pernah tidak mendapatkan penumpang sama sekali selama empat hari berturut-turut. “Kadang empat hari nggak dapat penumpang. Nggak ada pemasukan sama sekali,” ujarnya.

Meski sempat tertarik saat ojek online pertama kali muncul, dia akhirnya mengurungkan niat. Ia merasa tidak memahami sistem perhitungan dan mekanisme aplikasinya. “Saya nggak ngerti hitung-hitungan persentasenya. Dulu sempat minat, tapi akhirnya saya jalani saja apa adanya,” katanya.

Para pengemudi ojek pangkalan kini berharap adanya perhatian serius dari pemerintah. Mereka menginginkan solusi yang adil agar bisa bertahan di tengah persaingan transportasi digital.

Selain bantuan ekonomi, mereka juga meminta perbaikan fasilitas pangkalan. Kondisi pangkalan yang layak penting untuk menarik kembali penumpang. “Kami cuma berharap ada kejelasan dan solusi. Biar semua pihak bisa jalan bareng,” kata dia.

Tags: dampak ojek onlineOjek Onlineojek pangkalanojek pangkalan Bandar Lampungpenghasilan ojek pangkalantransportasi online Indonesia
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Harga emas antam hari ini, Minggu. Dok Antam

Harga Emas Antam 25 Januari 2026 Bertahan di Level Tertinggi 

byEffran
25/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tertahan untuk perdagangan pada Sabtu, 25 Januari 2026....

Suasana pedagang di Pasar Bambukuning, Bandar Lampung, Selasa, 20 Januari 2026. Lampost.co/Restu Amalia

Pasar Konvensional Makin Sepi Pengunjung, ini Solusi untuk Pedagang Tetap Hidup

byEffran
24/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Perkembangan teknologi digital terus mengubah pola belanja masyarakat. Akses internet yang mudah membuat belanja online semakin...

Toko buku di lantai dasar Ramayana, Bandar Lampung. Lampost.co/Restu

Toko Buku Konvensional Kesulitan Bertahan, ini Solusi dari Pedagang

byEffran
24/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Perkembangan teknologi digital terus mengubah pola konsumsi masyarakat. Perubahan itu kini terasa nyata di sektor penjualan...

Berita Terbaru

Pemain Manchester City, Omar Marmoush,
Bola

Manchester City Akhiri Paceklik Kemenangan di Awal 2026

byIsnovan Djamaludin
25/01/2026

Manchester (Lampost.co)—Manchester City akhirnya berhasil memutus tren negatif mereka di awal tahun 2026. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Etihad...

Read moreDetails
08OLAHRAGA-FA1 (foto pendamping HL)-26JAN

Gol Menit Akhir Amine Adli Hancurkan Rekor Tidak Terkalahkan Liverpool

25/01/2026
PC Salimah Purbolinggo Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H Bersama TPA Annur

PC Salimah Purbolinggo Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H Bersama TPA Annur

25/01/2026
Pelatihan Advance Hypnotherapy yang diselenggarakan oleh Indonesian Hypnosis Center (IHC) di Hotel Horison, Bandar Lampung, Sabtu (17/1/2026).

Lawan Trauma Digital, Puluhan Praktisi di Lampung Perkuat Kompetensi Hipnoterapi Berlisensi BNSP

25/01/2026
POCO F8 Pro 5G. Dok Xiaomi

Harga dan Spesifikasi POCO F8 Pro 5G Resmi di Indonesia

25/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.