• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 29/03/2026 20:33
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Pasar Konvensional Makin Sepi Pengunjung, ini Solusi untuk Pedagang Tetap Hidup

Belanja online makin diminati dan membuat pasar konvensional sepi. Pengamat ekonomi menilai pedagang harus beradaptasi agar tetap bertahan.

EffranbyEffran
24/01/26 - 20:23
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Suasana pedagang di Pasar Bambukuning, Bandar Lampung, Selasa, 20 Januari 2026. Lampost.co/Restu Amalia

Suasana pedagang di Pasar Bambukuning, Bandar Lampung, Selasa, 20 Januari 2026. Lampost.co/Restu Amalia

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) — Perkembangan teknologi digital terus mengubah pola belanja masyarakat. Akses internet yang mudah membuat belanja online semakin warga minati. Masyarakat kini memenuhi kebutuhan tanpa harus datang ke pasar atau toko fisik.

Perubahan itu memberi dampak langsung pada pasar dan toko konvensional. Banyak pedagang mulai kehilangan pengunjung. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran terhadap keberlangsungan usaha tradisional.

Pengamat ekonomi, Asrian Hendi Caya, menilai belanja online menawarkan banyak keuntungan praktis. Sebab, kemudahan menjadi faktor utama pergeseran perilaku konsumen.

Belanja online membantu masyarakat menghemat waktu dan tenaga. Konsumen tidak perlu keluar rumah atau terjebak kemacetan. Aktivitas itu juga mengurangi kebutuhan parkir dan kepadatan jalan. “Aspek kemudahan membuat kecenderungan belanja masyarakat terus meningkat,” ujar Asrian.

Ia juga menilai belanja online mendorong lahirnya usaha baru. Pelaku usaha tidak perlu membuka toko atau showroom. Mereka bisa menjalankan bisnis langsung dari rumah.

Perubahan pola belanja itu berdampak besar pada pedagang konvensional. Banyak pasar terlihat lebih sepi daripada sebelumnya. Penurunan pengunjung berpotensi menekan omzet pedagang.

Keberlanjutan usaha pun terancam jika kondisi itu berlanjut. Pedagang perlu mengambil langkah adaptif agar tetap bertahan. Inisiatif menjadi kunci menghadapi perubahan.

Asrian menyarankan pedagang mendekati kawasan pemukiman. Strategi itu cocok untuk kebutuhan harian dan kuliner. Pedagang juga bisa memanfaatkan layanan online untuk pelanggan setia. “Pedagang harus merespons perubahan dengan cara yang relevan,” katanya.

Ia menekankan peran pemerintah dalam proses adaptasi itu. Pemerintah perlu memfasilitasi pedagang agar melek teknologi. Dukungan itu penting bagi usaha mikro dan kecil.

Digitalisasi bisa membuat UMKM menjangkau pasar lebih luas. Penjualan online membantu mempertahankan usaha di tengah persaingan. Pendampingan menjadi faktor pendukung utama.

Dia juga menyoroti peran Apindo Lampung. Organisasi itu berkolaborasi dengan perguruan tinggi. Program Kampus Merdeka menjadi sarana penguatan UMKM.

Mahasiswa terlibat langsung mendampingi pelaku usaha. Mereka membantu administrasi keuangan digital. Mahasiswa juga mendukung pemasaran digital dan perencanaan bisnis. “Program itu cukup efektif untuk meningkatkan pemasaran UMKM,” ujarnya.

Kolaborasi lintas sektor menjadi solusi jangka panjang. Pelaku usaha, pemerintah, dan dunia pendidikan perlu bergerak bersama. Tujuannya menjaga relevansi pedagang konvensional.

Tags: belanja onlinebelanja online Indonesiadampak e-commercedigitalisasi UMKMekonomi digitalpasar konvensionalpedagang tradisionalUmkm digital
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

ilustrasi THR2

Kemnaker Tindak Lanjuti Ratusan Aduan THR, Ribuan Kasus Masih Berproses

byIsnovan Djamaludinand1 others
28/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)—Proses penanganan aduan tunjangan hari raya (THR) terus berjalan intensif. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan setiap laporan yang masuk...

Arus Balik Lebaran 2026, Stok BBM dan LPG di Lampung Stabil

byEffran
28/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pasokan energi di Lampung tetap stabil selama arus...

ilustrasi THR1

Kemnaker Tegaskan Laporan THR 2026 Harus Ditindak Cepat, Pengawasan Diperketat

byIsnovan Djamaludinand1 others
28/03/2026

  Bandar Lampung (Lampost.co)—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan setiap laporan terkait pembayaran tunjangan hari raya (THR) 2026 tidak akan membiarkannya menumpuk...

Berita Terbaru

redmi pad 2 4g
Teknologi

Redmi Pad 2 4G Meluncur, Tablet Rp2 Jutaan dengan Layar 11 Inci

byDenny ZY
29/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Xiaomi kembali menggoda pasar tablet terjangkau dengan menghadirkan Redmi Pad 2 4G. Perangkat ini hadir dengan...

Read moreDetails
harga ps5

Harga PS5 Naik Global, Gamer Harus Siap Merogoh Kocek Lebih Dalam

29/03/2026
melacak hp hilang

HP Android Hilang? Begini Cara Melacaknya dengan Cepat dan Akurat

29/03/2026
sony memory card

Sony Hentikan Produksi Memory Card, Industri Kreatif Terancam

29/03/2026
baterai hp cepat habis

7 Aplikasi Diam-Diam Bikin Baterai HP Android Cepat Habis

29/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.