IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 04/04/2026 05:53
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Defisit 3 Persen Harga Mati, Kemenkeu Bidik Rasio Utang Stabil 40%

Delima NapitupuluAntaranewsbyDelima NapitupuluandAntaranews
11/02/26 - 12:06
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Ilustrasi

Ilustrasi (MI)

ADVERTISEMENT

Jakarta (lampost.co)–Kementerian Keuangan komit menjaga disiplin fiskal di tengah kondisi ekonomi global. Wamenkeu, Juda Agung, memastikan pemerintah akan mempertahankan rasio utang Indonesia di kisaran 40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), jauh di bawah ambang batas legal 60 persen yang diatur Undang-Undang.

Hingga tutup tahun 2025, posisi utang Indonesia berada di level 40,08 persen terhadap PDB atau setara Rp9.549,46 triliun. Meski secara angka terlihat besar, Juda menilai posisi tersebut masih dalam kategori sangat aman untuk menopang transformasi ekonomi.

“Meskipun batas di undang-undang itu 60 persen, komitmen kita adalah menjaganya di sekitar 40 persen. Saat ini kondisinya masih sangat aman,” tegas Juda Agung di sela acara Economic Outlook 2026 di Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.

Pemerintah juga memberikan perhatian serius terhadap laporan lembaga pemeringkat global, Moody’s, yang baru-baru ini menurunkan outlook kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif, meskipun tetap mempertahankan peringkat pada level Baa2. Juda menyatakan hasil penilaian tersebut menjadi bahan evaluasi (lesson learned) bagi pemerintah dalam memperbaiki komunikasi publik dan tata kelola kebijakan.

Pihak kementerian kini tengah bersiap menghadapi penilaian dari lembaga pemeringkat lainnya yang dijadwalkan rilis pada 23 Februari 2026. “Masukan dari Moody’s terkait prediktabilitas kebijakan dan koordinasi antarkementerian akan kami perbaiki. Ini adalah bagian dari manajemen risiko yang terus kami tingkatkan,” imbuhnya.

Defisit 3 Persen

Di sisi fiskal, pemerintah berkomitmen penuh untuk menjaga kepercayaan pasar dengan menahan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di bawah batas 3 persen terhadap PDB. Hal ini ditegaskan sebagai langkah krusial untuk menjaga kesinambungan pertumbuhan.

“Defisit di bawah 3 persen itu harga mati,” ujar Juda Agung.

Sebagai catatan, pada akhir 2025, defisit APBN Indonesia tercatat melebar ke angka 2,92 persen terhadap PDB atau senilai Rp695,1 triliun, mendekati batas maksimal namun masih sesuai koridor hukum. Untuk tahun 2026, UU APBN mematok target defisit fiskal yang lebih moderat di level 2,68 persen.

Pemerintah terus berupaya mengoptimalkan pendapatan guna mendukung belanja prioritas tanpa mengganggu stabilitas makroekonomi. Sementara itu, lembaga pemeringkat S&P Global hingga saat ini masih mempertahankan outlook stabil untuk Indonesia. Itu mencerminkan kepercayaan terhadap ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan transisi kebijakan.

Tags: defisit APBNJuda AgungkemenkeuMoody'sRasio Utang
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

penyebab harga plastik naik

Ekonom Unila Sebut Harga Plastik Berpotensi Turun, Tapi Tak Kembali ke Level Lama

byDenny ZYand1 others
03/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengamat ekonomi dari Universitas Lampung, Nairobi, menilai kenaikan harga plastik terjadi karena dua hal utama. Pertama,...

harga plastik Pesawaran

Thinwall hingga Kantong Kresek Naik, Pedagang Harap Ada Solusi Pemerintah

byDenny ZYand1 others
03/04/2026

Pesawaran (Lampost.co) -- Sejumlah pedagang kecil di Pesawaran tak luput terkena imbas dari kenaikkan harga plastik. Terutama plastik jenis kantong...

harga plastik naik

Harga Plastik Melambung, Pedagang Makanan Kompak Naikkan Harga

byDenny ZYand1 others
03/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kenaikan harga plastik yang terjadi sejak beberapa pekan lalu membuat sejumlah pedagang di Bandar Lampung menaikkan...

Berita Terbaru

Pemprov Lampung Bangun 16 KM Ruas Rigid Beton di Lampung Tengah
Lampung

Pemprov Lampung Bangun 16 KM Ruas Rigid Beton di Lampung Tengah

byRicky Marlyand1 others
04/04/2026

Gunung Sugih (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung resmi menabuh genderang perbaikan infrastruktur jalan tahun anggaran 2026. Gubernur Lampung, Rahmat...

Read moreDetails
harga HP Tecno April 2026

Harga HP Tecno April 2026: Murah Tapi Spek Nggak Murahan

03/04/2026
planet Merkurius

Merkurius: Planet Kecil dengan Suhu Paling Ekstrem di Tata Surya

03/04/2026
Trojan Android

Ancaman di Android 2025: Trojan Perbankan Naik Drastis

03/04/2026
Kerugian yang Harus Ditanggung Amsal Sitepu

Kerugian yang Harus Ditanggung Amsal Sitepu

03/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.