IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 04/04/2026 08:08
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Humaniora

Pementasan Hilang Huma(n) Refleksi Ekologis Jelang Ramadan

Pertunjukan dengan sutradara Ari Pahala Hutabarat ini memang berangkat dari refleksi mendalam tentang penyebab utama bencana alam dan krisis pangan yang terjadi di Sumatera dan Indonesia.

Ricky MarlyUmar RobbanibyRicky MarlyandUmar Robbani
13/02/26 - 22:19
in Humaniora
A A
Pementasan Hilang Huma(n) Refleksi Ekologis Jelang Ramadan

Pementasan Hilang Huma(n). (dok.)

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) — Kober (Komunitas Berkat Yakin) akan kembali mementaskan pertunjukan Hilang Huma(n): Sebuah Esai Performatif di GTT Taman Budaya Provinsi Lampung, 15 dan 16 Februari 2026 pada pukul 16.00 WIB.

Sebelumnya, pertunjukan ini telah di presentasikan oleh Kober dalam rangkaian Festival Teater Sumatera III, 24-25 September 2025 di GTT Taman Budaya Sriwijaya, Palembang.

Pertunjukan dengan sutradara Ari Pahala Hutabarat ini memang berangkat dari refleksi mendalam tentang penyebab utama bencana alam dan krisis pangan yang terjadi di Sumatera dan Indonesia.

Ari Pahala Hutabarat mengatakan pertunjukan Hilang Huma(n) yang menyoroti dampak alih fungsi lahan ini berwatak argumentatif dan reflektif. Ia adalah sebentuk opini yang memiliki permainan tarik-ulur antara yang presentasi dan representasi, antara yang non-realis dan realis.

Aktor tidak menjelma menjadi karakter tertentu, tetapi menjadi dirinya sendiri sekaligus menjadi medium untuk menyampaikan opini.

“Ada sedikit drama di dalamnya, termasuk komposisi musik dan koreografi. Tetapi yang paling penting adalah tersampaikannya opini secara maksimal,” ungkapnya.

Baca Juga:

Seniman Lampung Peduli Bencana Sumatra

Alih Fungsi Lahan

Alexander GB, salah satu aktor senior Kober, menyampaikan, pertunjukan Hilang Huma(n) adalah esai berisi opini yang mencoba ditubuhkan. Sebuah esai atau opini yang berangkat dari satu proposisi bahwa bencana ekologis dan krisis pangan di Sumatera dan Indonesia terjadi akibat alih fungsi lahan.

Esai performatif berdurasi satu jam ini memang akan membeberkan bagaimana alih fungsi lahan menjadi penyebab utama krisis pangan dan bencana alam di Indonesia.

Alih fungsi lahan secara masif, baik karena ekspansi industri, perkebunan monokultur, atau pembangunan infrastruktur, tidak hanya merusak lingkungan fisik. Tetapi juga menghapus ingatan ekologis dan teknologi lokal masyarakat.

“Akibatnya, kita menyaksikan percepatan krisis pangan dan erosi budaya dalam satu tarikan napas,” kata Alexander GB.

Sementara itu Yulizar Lubay, fiksionis dan aktor Kober lainnya juga menambahkan, para aktor atau performer bertugas sebaik-baiknya dalam menyampaikan pikiran utama atau opini dalam esai performatif ini.

“Menyampaikan dengan sebaik-baiknya opini bahwa alih fungsi hutan menjadi perkebunan sawit, tambang, atau industri ekstraktif lainnya, termasuk food estate, telah mangganggu dan merusak arsip hidup kebudayaan agraris tradisional yang banyak bergantung pada hutan dan ladang,” tambahnya.

Lain dari itu, Yulizar juga mengatakan bahwa pertunjukan Hilang Huma(n) ini mendapat dukungan dari banyak pihak, yaitu UPTD Taman Budaya Lampung, UKMBS Unila, dan KSS FKIP Unila.

“Kami berterima kasih kepada Taman Budaya Provinsi Lampung dan semua pihak yang telah membantu mewujudkan pementasan ini. Sampai jumpa di Taman Budaya Lampung, 15 dan 16 Februari 2026,” pungkasnya.

Tags: BENCANA ALAMekologisHilang Huma(n)Koberkrisis panganramadanSumatera
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Naposobulung HKBP Natar Visualisasikan Sengsara Jalan Salib

Naposobulung HKBP Natar Visualisasikan Sengsara Jalan Salib

byAsrul Septianand1 others
03/04/2026

Kalianda (lampos.co)--Jemaat ibadah Jumat Agung di Gereja HKBP Natar Resort Agaphe menikmati drama Jalan Salib. Drama tersebut menjadi pembuka sesi...

Ibadah Jumat Agung HKBP Natar Tekankan Kasih Bagi Sesama

Ibadah Jumat Agung HKBP Natar Tekankan Kasih Bagi Sesama

byAsrul Septianand1 others
03/04/2026

Kalianda (Lampost.co) -- Jemaat Gereja HKBP Natar Resort Agaphe Natar memperingati Jumat Agung dengan penuh khidmat dalam ibadah pada Jumat,...

Amankan Jumat Agung Polsek Natar Sebar Personel di 24 Gereja

Amankan Jumat Agung Polsek Natar Sebar Personel di 24 Gereja

byAsrul Septianand1 others
03/04/2026

Kalianda (lampost.co)-- Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Natar memperketat pengamanan di puluhan rumah ibadah guna menjamin kekhusyukan umat Kristen selama mengikuti...

Berita Terbaru

Pemprov Lampung Bangun 16 KM Ruas Rigid Beton di Lampung Tengah
Lampung

Pemprov Lampung Bangun 16 KM Ruas Rigid Beton di Lampung Tengah

byRicky Marlyand1 others
04/04/2026

Gunung Sugih (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung resmi menabuh genderang perbaikan infrastruktur jalan tahun anggaran 2026. Gubernur Lampung, Rahmat...

Read moreDetails
harga HP Tecno April 2026

Harga HP Tecno April 2026: Murah Tapi Spek Nggak Murahan

03/04/2026
planet Merkurius

Merkurius: Planet Kecil dengan Suhu Paling Ekstrem di Tata Surya

03/04/2026
Trojan Android

Ancaman di Android 2025: Trojan Perbankan Naik Drastis

03/04/2026
Kerugian yang Harus Ditanggung Amsal Sitepu

Kerugian yang Harus Ditanggung Amsal Sitepu

03/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.