• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 27/03/2026 07:43
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Humaniora

Seniman Lampung Peduli Bencana Sumatra

Wandi BarboybyWandi Barboy
22/12/25 - 21:37
in Humaniora, Lampung
A A
Seniman Lampung Peduli Bencana Sumatra

Seorang seniman Lampung menampilkan karya berjudul “Lulu Lantah” berbahan kanvas dan bubuk bata berukuran 2x1,25 meter di Taman Budaya Lampung, Senin (22/12). (Lampost.co/Dewansyah Dwi Putra)

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co): UPTD Taman Budaya Lampung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, menggelar pameran seni rupa bertajuk “Dialog Untuk Sumatra” mulai 22 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. Pameran ini menghadirkan sekitar 60 karya seniman lokal Lampung yang mengangkat tema kepedulian terhadap bencana di Sumatra, termasuk Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

David berperan sebagai tokoh penting di balik pameran ini. Ia menjalankan peran sebagai kurator sekaligus seniman dan menampilkan karyanya sendiri. David menjelaskan bahwa pameran ini mengusung konsep semi-bazar dengan tujuan menghimpun donasi dari penjualan lukisan dan tiket masuk. “Kami mengalokasikan lima puluh persen hasil penjualan untuk donasi bencana dan lima puluh persen untuk pelukis,” ujarnya.

David menampilkan karya berjudul “Lulu Lantah” yang menggunakan media kanvas dengan bubuk bata berukuran 2×1,25 meter. Lukisan ini menggambarkan korban bencana di Sumatra dan tumbuh dari rasa empati terhadap situasi tersebut. “Saya ingin semua bahan berasal dari tanah karena tanah menjadi sumber hidup. Saya menyiapkan ide selama tiga hari dan menyiapkan bahan semalam sebelum pameran,” kata David.

Seniman lain, Pulung Swandaru, menjelaskan bahwa para seniman menampilkan karya dengan beragam aliran, mulai dari realis, ekspresif, hingga abstrak. “Sebagian besar karya cocok menghiasi ruang tamu, tetapi beberapa karya mengajak penikmatnya berpikir lebih dalam,” ujarnya.

David juga menyusun alur penempatan 60 karya dari 50 pelukis yang berasal dari Bandar Lampung, Metro, Tanggamus, dan Lampung Selatan. Ia menegaskan bahwa pemilihan karya tidak selalu mengangkat tema bencana, melainkan menyesuaikan minat pengunjung dan kolektor.

Dukungan Pemerintah

Pameran ini melibatkan dukungan pemerintah. Pemerintah menyediakan gedung secara gratis untuk penyelenggaraan pameran, sementara para peserta dan pengunjung menopang kebutuhan operasional melalui iuran dan tiket masuk seharga Rp10.000 per orang yang mencakup stiker dan gantungan kunci.

David menjelaskan rencana penyaluran bantuan setelah dana terkumpul. Panitia akan menyalurkan dana tersebut melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung atau pemerintah daerah. “Ketika transaksi dan penjualan mulai berjalan, kami akan menyalurkan bantuan melalui Dinas Pendidikan atau Pemda karena hingga saat ini kami belum menyalurkan langsung,” ujarnya.

Melalui pameran ini, para seniman berharap masyarakat Lampung meningkatkan empati terhadap bencana sekaligus memperluas apresiasi terhadap seni. “Kami berharap masyarakat Lampung memiliki kepedulian, datang berkunjung, dan mengoleksi karya sebagai bentuk donasi,” kata David.

Melalui pendekatan tersebut, pameran seni rupa “Dialog untuk Sumatra” memadukan apresiasi seni dan aksi sosial nyata serta menempatkan seni sebagai medium kepedulian dan solidaritas. (Dewansyah Dwi Putra)

Tags: alur penempatan 60 karya dari 50 pelukisdonasi bencanakarya abstrakkarya ekspresifkarya realismedia kanvaspameran dialog untuk Sumatrapameran seni rupapameran seni rupa di Lampungpeduli bencana sumatrapelukis Bandar Lampungpelukis Lampung Selatanpelukis Metropelukis Tanggamusseniman Lampung
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Dari Keterbatasan ke Tanah Suci

Dari Keterbatasan ke Tanah Suci

byMustaan
26/03/2026

Bandar Lampung (lampost.co) – Kisah inspiratif datang dari Siti Patimah Azzahra, seorang perempuan yang berhasil bangkit dari keterbatasan ekonomi hingga...

Pengunjung Diminta Waspada saat Berenang di Pantai Baturame

Pengunjung Diminta Waspada saat Berenang di Pantai Baturame

byRicky Marly
26/03/2026

Kalianda (Lampost.co) -- Dibalik suasananya yang tenang dan tidak terlalu ramai. Pantai Baturame di Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, menyimpan potensi...

Pantai Baturame Dipilih karena Suasana Tenang dan Nyaman untuk Keluarga

Pantai Baturame Dipilih karena Suasana Tenang dan Nyaman untuk Keluarga

byRicky Marly
26/03/2026

Kalianda (Lampost.co) -- Pantai Baturame di Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, menjadi pilihan bagi pengunjung yang menginginkan suasana pantai yang tidak...

Berita Terbaru

Dari Keterbatasan ke Tanah Suci
Humaniora

Dari Keterbatasan ke Tanah Suci

byMustaan
26/03/2026

Bandar Lampung (lampost.co) – Kisah inspiratif datang dari Siti Patimah Azzahra, seorang perempuan yang berhasil bangkit dari keterbatasan ekonomi hingga...

Read moreDetails
Pengunjung Diminta Waspada saat Berenang di Pantai Baturame

Pengunjung Diminta Waspada saat Berenang di Pantai Baturame

26/03/2026
Pantai Baturame Dipilih karena Suasana Tenang dan Nyaman untuk Keluarga

Pantai Baturame Dipilih karena Suasana Tenang dan Nyaman untuk Keluarga

26/03/2026
Pantai Baturame Jadi Pilihan Menikmati Laut dengan Nyaman

Pantai Baturame Jadi Pilihan Menikmati Laut dengan Nyaman

26/03/2026
pelatih persib bandung bojan hodak

Ini Harapan Bojan Hodak untuk Beckham Putra dan Eliano Reijnders di Timnas Indonesia

26/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.