Bandar Lampung (lampost.co)–Polresta Bandar Lampung meminta para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka selama bulan suci Ramadan 2026. Langkah ini bertujuan untuk mencegah keterlibatan remaja dalam berbagai tindakan negatif yang kerap meningkat pada momen bulan puasa.
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, menjelaskan bahwa aktivitas masyarakat biasanya meningkat pesat sejak malam hari hingga waktu subuh. Tanpa pengawasan yang memadai, kondisi ini berpotensi memicu kenakalan remaja seperti balap liar, tawuran, hingga penyalahgunaan petasan.
“Kami mengimbau seluruh orang tua agar memperketat pengawasan, khususnya pada malam hari dan menjelang subuh. Pastikan anak-anak berada di rumah atau terlibat dalam kegiatan yang positif,” ujar Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, Rabu, 18 Februari 2026.
Kapolresta menegaskan bahwa peran keluarga menjadi faktor paling krusial dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Komunikasi yang baik serta pengawasan konsisten dari orang tua terbukti mampu meminimalisir potensi pelanggaran hukum yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Guna mendukung upaya tersebut, Polresta Bandar Lampung akan mengerahkan personel untuk meningkatkan patroli rutin. “Kami akan meningkatkan patroli pada jam-jam rawan, terutama setelah salat tarawih hingga menjelang sahur. Ini adalah upaya preventif agar situasi tetap kondusif,” tambahnya.
Ciptakan Ramadan Kondusif
Kepolisian berharap adanya sinergi yang kuat antara aparat, orang tua, tokoh masyarakat, serta lingkungan sekitar. Kerja sama lintas elemen ini diharapkan mampu menciptakan suasana Ramadhan yang aman, tertib, dan penuh keberkahan di Kota Bandar Lampung.
Melalui pengawasan yang lebih ketat di tingkat keluarga, remaja diharapkan dapat fokus menjalankan ibadah dan menghindari aktivitas jalanan yang membahayakan nyawa serta mengganggu kenyamanan warga lainnya. (ANT)






