Bandar Lampung (Lampost.co) — Bulan Ramadan selalu menghadirkan warna berbeda di Kota Bandar Lampung. Menjelang magrib, suasana jalan berubah lebih hidup. Aroma gorengan, kolak, dan es buah langsung menggoda siapa saja yang melintas.
Warga biasanya mulai berburu takjil sejak pukul 16.30 WIB. Deretan pedagang memenuhi tepi jalan dan ruang publik. Mereka menawarkan menu manis hingga makanan berat dengan harga bersahabat.
Berikut tujuh lokasi berburu takjil Ramadan di Bandar Lampung yang selalu ramai setiap tahun.
1. Kawasan Masjid Al Bakrie, Pusat Takjil Jantung Kota
Masjid Raya Al Bakrie berdiri megah di Jalan Jenderal Sudirman, Enggal. Kawasan itu selalu ramai menjelang berbuka puasa. Pedagang berjejer rapi di sepanjang sisi jalan.
Anda bisa menemukan gorengan hangat, aneka kue basah, hingga minuman segar. Banyak warga memilih lokasi itu karena aksesnya mudah. Suasananya juga nyaman untuk menunggu azan magrib.
2. Jalan Ratulangi – Sekitar Kantor Dinas Sosial
Kawasan Jalan Ratulangi terkenal sebagai sentra kuliner harian. Saat Ramadan, jumlah pedagang meningkat tajam. Lapak takjil memanjang hingga area sekitar kantor Dinas Sosial.
Penjual menawarkan kolak, bubur sumsum, es campur, dan aneka jajanan tradisional. Harga yang mereka pasang cukup ramah di kantong. Banyak keluarga membeli dalam jumlah besar untuk berbuka bersama.
3. Ruas Jalan Stadion Kalpataru Kemiling
Area Stadion Kalpataru di Beringin Raya selalu dipadati pemburu takjil. Pedagang memanfaatkan momentum Ramadan dengan menghadirkan menu beragam.
Anda bisa memilih aneka makanan manis hingga lauk siap santap. Lokasinya strategis bagi warga Kemiling dan sekitarnya. Parkir kendaraan juga relatif mudah diakses.
4. Gerbang Bukit Kemiling Permai, Lengkap dan Terjangkau
Gerbang Bukit Kemiling Permai di Jalan Imam Bonjol menjadi titik favorit warga. Pedagang memenuhi sisi jalan dengan lapak sederhana namun tertata.
Menu yang tersedia sangat beragam. Anda bisa menemukan kolak pisang, es buah, bubur candil, hingga lauk berbuka. Banyak warga sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan.
5. Pasar Way Halim, Favorit Warga Setiap Sore
Pasar Way Halim menjadi salah satu pusat takjil paling ramai di Bandar Lampung. Puluhan UMKM kuliner membuka lapak di pinggir jalan.
Pengunjung datang dari berbagai wilayah, terutama sekitar Way Halim. Mereka berburu minuman manis, gorengan, hingga makanan berat. Suasana ramai menciptakan nuansa Ramadan yang terasa hangat.
6. Taman Lungsir, Ngabuburit Sambil Pilih Takjil
Taman Lungsir di Jalan Dokter Susilo, Telukbetung Utara, selalu ramai saat sore. Area itu tidak hanya menjadi ruang santai. Pedagang takjil juga memadati ruas jalannya.
Banyak anak muda dan keluarga datang sambil menunggu waktu berbuka. Mereka bisa duduk santai sekaligus memilih menu favorit. Kombinasi ruang hijau dan kuliner membuat tempat ini semakin diminati.
7. Jalan ZA Pagar Alam, Deretan Takjil Sepanjang Protokol
Jalan ZA Pagar Alam menjadi salah satu jalur protokol terpadat di kota. Saat Ramadan, pedagang takjil memenuhi sisi jalan menjelang sore.
Menu yang tersedia sangat variatif. Anda bisa membeli kolak, es timun suri, es buah, hingga lauk berbuka. Lokasinya strategis bagi mahasiswa dan pekerja kantoran.
Ramadan Menggerakkan Ekonomi dan Tradisi Warga
Aktivitas berburu takjil tidak hanya soal makanan. Tradisi itu juga menghidupkan ekonomi pelaku UMKM lokal. Setiap transaksi membantu perputaran usaha kecil di kota.
Bandar Lampung menawarkan banyak pilihan lokasi dengan karakter berbeda. Anda bisa memilih tempat sesuai jarak dan suasana. Ramadan terasa lebih hangat saat momen berbuka Anda isi bersama keluarga dan sahabat.






