Jakarta (Lampost.co) – Luna Maya kembali menunjukkan totalitas luar biasa dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa. Namun, dedikasi tinggi ini hampir memicu tragedi mengerikan di lokasi syuting. Artis cantik ini mengaku nyaris tenggelam saat melakukan adegan ekstrem di dalam air.
Poin Penting
- Totalitas Peran: Luna Maya nyaris tenggelam karena menolak menggunakan stuntman.
- Beban Atribut: Kostum, wig, dan riasan prostetik menambah beban tubuh di air.
- Insiden Sungai: Luna terjebak dalam gulungan air terjun selama 30 detik.
- Gangguan Pernapasan: Riasan tebal menyulitkan Luna untuk bernapas secara normal.
- Film Terbaru: Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa tayang pada Lebaran 2026.
Beban Kostum yang Mematikan
Awalnya, Luna harus mengenakan riasan prostetik yang sangat tebal dan berat. Selain itu, ia memakai wig besar untuk mendukung karakter ikonik tersebut. Sayangnya, kombinasi atribut ini menjadi beban berbahaya saat ia masuk ke sungai.
Baca juga : Jadwal Tayang Danur: The Last Chapter, Film Horor Lebaran Penutup Kisah Risa Saraswati
“Kalau kita pakai full baju, masuk ke air itu berat kan. Ditambah pakai wig, wig itu juga karena di dalam rambut itu ada rambut kita. Jadi, muatan airnya tuh tambah membuat badan kita tuh lebih berat,” kata Luna Maya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 25 Februari 2026.
Meskipun risikonya besar, Luna tetap menolak menggunakan pemeran pengganti atau stuntman. Ia memilih untuk melakukan aksi berbahaya tersebut secara mandiri karena merasa mampu.
“Ada kayak trap (jebakan) gitu loh. Dan aku kayak, ‘oh itu kayaknya nggak terlalu tinggi, aku nggak usah pakai body double deh, stand in aja.’ Maksudnya aku stunt sendiri gitu,” ungkap Luna Maya.
Terjebak dalam Pusaran Air
Kemudian, situasi berubah menjadi mencekam ketika Luna menghadapi arus air terjun kecil. Ia sama sekali tidak menyangka akan ada gulungan air yang sangat kuat. Akibatnya, beban kostum yang ia pakai langsung menarik tubuhnya ke dasar air.
“Dan aku juga nggak perkirakan bahwa wig itu, baju itu, dan muka itu akan memberatkan aku ke dalam air lagi. Aku kayak di dalam kegulung, kegulung, kegulung, itu ada per sekian detik,” ujarnya.
Selanjutnya, Luna berusaha tetap tenang meskipun nyawanya berada di ujung tanduk. Ia mengikuti arus air demi menghemat tenaga agar bisa mencapai permukaan. Beruntung, ia berhasil meraih bebatuan di sekitar sungai untuk menyelamatkan diri.
“Kan ada batu-batuan. Kalau baju gue nyangkut, gue nggak bisa naik, itu gue kelar sih gitu,” tutur Luna Maya.
Kendala Pernapasan Akibat Prostetik
Selain masalah arus, Luna juga mengalami sesak napas yang cukup parah. Hal ini terjadi karena riasan prostetik menutupi sebagian lubang hidungnya. Oleh karena itu, pasokan oksigen ke paru-parunya menjadi sangat terbatas selama adegan berlangsung.
“Jadi ya kayak waktu kita aku gini… itu kan kamu (sutradara Azhar Kinoi Lubis) tarik-tarik aku kayak berapa kali naik, karena susah banget napas,” ucapnya.
Akhirnya, Luna bertahan di bawah air selama sekitar 30 detik yang sangat menegangkan. Ia menyebut pengalaman ini sebagai momen paling tidak terlupakan sepanjang karier aktingnya.
“Kesulitannya dengan itu tuh bener-beber cukup menegangkan gitu. Sangat sangat memorable banget,” pungkas Luna.






