Bandar Lampung (Lampost.co): Menjelang Hari Raya Idulfitri, sejumlah bank di Provinsi Lampung mulai melayani lonjakan warga yang menukar uang pecahan baru. Warga mendatangi kantor bank dalam beberapa hari terakhir karena tradisi berbagi uang saat Lebaran mendorong peningkatan kebutuhan uang tunai.
Masyarakat memadati layanan perbankan dan Mobil Kas Keliling Bank Indonesia untuk mendapatkan uang pecahan kecil. Mereka kemudian membagikan uang tersebut kepada anak-anak dan keluarga saat Hari Raya Idulfitri.
Warga Bandar Lampung, Deta, sengaja menukar uang lebih awal agar terhindar dari antrean panjang.
“Kalau saya biasanya jauh-jauh hari kalau mau menukar uang. Soalnya kalau sudah mepet Lebaran kadang susah dan penukaran sudah tutup,” ujarnya.
Deta menilai tradisi ini sebagai cara sederhana untuk berbagi kebahagiaan. Ia memilih uang baru, bersih, dan rapi karena amplop Lebaran terasa lebih spesial saat ia mengisinya dengan pecahan baru.
“Berbagi THR ke anak-anak, saudara, adik, bahkan orang tua jadi bentuk berbagi kebahagiaan. Apalagi kalau uangnya masih baru, rasanya lebih spesial,” katanya.
Tahun ini, Deta memanfaatkan layanan Mobil Kas Keliling Bank Indonesia. Ia mendaftar secara daring dengan menyertakan identitas diri, lalu mengikuti jadwal yang tersedia. Proses penukaran berlangsung lancar tanpa antrean panjang karena ia sudah mengantongi jadwal kedatangan.
“Jauh lebih mudah karena ada layanan mobil kas keliling BI ini, dan pendaftarannya juga bisa online. Alhamdulillah saya dapat kloter pertama. Jadwalnya jam 10 sampai 11, saya datang sekitar jam 10.40 dan langsung petugas panggil, jadi tidak antre lama,” ujarnya.
Setiap menjelang Idulfitri, warga Lampung rutin meningkatkan aktivitas penukaran uang pecahan baru. Tradisi berbagi memperkuat budaya silaturahmi sekaligus mendorong peningkatan peredaran uang tunai di tengah masyarakat. (Intan/Magang Kemnaker)








