Bandar Lampung (lampost.co)–Menteri Agama Nasaruddin Umar resmi melantik kembali Prof. Wan Jamaludin sebagai Rektor UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL) pada Selasa, 10 Maret 2026. Dalam kepemimpinan periode keduanya, Wan Jamaludin berkomitmen untuk membawa universitas hijau ini menjadi “Kampus Berdampak” yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Guna memastikan keberlanjutan program kerja, Rektor UIN RIL telah menyusun langkah strategis yang menyelaraskan program kampus dengan kebijakan nasional.
“Kami sudah menyusun program prioritas yang mendukung Asta Protas Menteri Agama dan Asta Cita Presiden agar hasilnya sejalan dan memberikan manfaat nyata bagi umat serta daerah,” ujar Wan Jamaludin, Rabu, 11 Maret 2026.
Untuk memperkuat posisi UIN RIL sebagai lembaga pendidikan berkualitas, peningkatan standar akademik menjadi prioritas utama. Berikut adalah capaian dan target saat ini:
-
Akreditasi Prodi: Dari total 47 Program Studi (Prodi), sebanyak 21 prodi telah meraih akreditasi “Unggul”.
-
Target Mendatang: Mendorong prodi lainnya untuk meraih predikat unggul dan memproyeksikan prodi yang sudah unggul untuk mendapatkan akreditasi internasional.
-
Kualitas Layanan: Peningkatan kualitas layanan pendidikan guna mencetak SDM dan lulusan yang kompetitif.
Pesan Menteri Agama
Pimpinan PTKIN lainnya turut mengikuti prosesi pelantikan yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat. Dalam arahannya, Menag Nasaruddin Umar memberikan pesan mendalam terkait tanggung jawab kepemimpinan.
“Para rektor bukan hanya pimpinan akademik, tetapi juga harus menjadi teladan dalam urusan ibadah dan ketokohan. Keteladanan tersebut harus tercermin tidak hanya di dalam kampus, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat,” pesan Menag.
Melalui visi “Kampus Berdampak”, UIN Raden Intan Lampung diharapkan mampu bertransformasi menjadi institusi yang lebih progresif dalam mendukung pembangunan SDM di Provinsi Lampung dan tingkat nasional.








