Buriram (Lampost.co)–Buriram United memastikan diri melangkah ke babak perempat final AFC Champions League Elite (ACLE) 2025/2026 secara dramatis. Klub raksasa Thailand tersebut sukses menyingkirkan wakil Australia, Melbourne City FC, melalui babak adu penalti setelah bermain imbang tanpa gol hingga perpanjangan waktu di Chang Arena, Selasa (10/3/2026) malam WIB.
Kemenangan ini menjadi sorotan publik sepak bola Tanah Air menyusul performa solid penggawa Timnas Indonesia, Sandy Walsh. Pemain bertahan tersebut tampil sebagai starter dan berperan krusial dalam menjaga keperawanan gawang Buriram United dari gempuran lini serang Melbourne City.
Jalannya Pertandingan
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Buriram United langsung mengambil inisiatif serangan. Namun, laga yang berlangsung dalam tensi tinggi ini justru berubah menjadi ujian berat bagi tuan rumah sejak menit ke-21. Gelandang andalan mereka, Robert Zulj, harus mandi lebih cepat setelah menerima kartu merah langsung dari wasit akibat pelanggaran keras.
Kalah jumlah pemain memaksa pelatih Buriram, Mark Jackson, merombak strategi. Sandy Walsh yang dipasang di posisi bek kanan tampil disiplin dengan mencatatkan lima tekel sukses dan akurasi umpan mencapai 75 persen. Meski terus mendapat tekanan, koordinasi lini belakang yang dipimpin kiper Neil Etheridge mampu mematahkan peluang-peluang emas Melbourne City.
Memasuki babak perpanjangan waktu, giliran Melbourne City yang harus kehilangan pemain. German Ferreyra menerima kartu merah pada menit ke-119, membuat kedua tim kembali berimbang secara jumlah pemain di sisa waktu laga. Skor kaca mata bertahan hingga peluit panjang berbunyi, memaksa pemenang ditentukan lewat titik putih.
Drama Adu Penalti
Dalam babak tos-tosan, mentalitas pemain Buriram United terbukti lebih tangguh. Empat eksekutor tuan rumah, yakni Goran Causic, Kingsley Schindler, Peter Zulj, dan Kenny Dougall berhasil menjalankan tugas dengan sempurna.
Di sisi lain, Melbourne City hanya mampu menyarangkan dua gol melalui Max Caputo dan Marcus Younis. Buriram United akhirnya menutup babak adu penalti dengan keunggulan 4-2, sekaligus memastikan agregat kemenangan setelah pada leg pertama di Australia kedua tim bermain imbang 1-1.
Rapor Hijau Sandy Walsh
Berdasarkan data statistik pasca-pertandingan, Sandy Walsh mendapatkan rating 6,5 atas kontribusinya selama di lapangan. Keberhasilan ini membawa Sandy menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang masih bertahan di kompetisi kasta tertinggi antarklub Asia musim ini.
Dengan hasil ini, Buriram United resmi masuk ke jajaran delapan besar Asia. Mereka kini menunggu hasil undian babak perempat final yang akan mempertemukan mereka dengan tim-tim kuat dari wilayah Timur seperti wakil Jepang atau Korea Selatan.
Ilustrasi Buriram United vs Melbourne City. Foto: Dok Internet








