Bandar Lampung (Lampost.co)—- Pengelola Terminal Tipe A Rajabasa, Bandar Lampung, telah memasang 14 kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik sebagai bentuk pengamanan selama pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran 2026.
“Sebanyak 14 CCTV dipasang di sejumlah titik strategis, guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang yang turun di sini,” kata Kepala Terminal Rajabasa Budi Hartanto.
Ia juga mengatakan dalam pengamanan di Terminal Rajabasa, pihaknya melibatkan aparat TNI dan Polri yang tergabung dalam posko mudik di lokasi.
Baca juga: Puncak Arus Mudik di Terminal Rajabasa Terjadi pada 17 Maret 2026
“Tentunya hal ini harapannya mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026,” kata dia.
Ia juga mengatakan bahwa dari sisi fasilitas, selain CCTV, pengelola terminal telah melakukan berbagai peningkatan untuk menunjang kenyamanan pemudik.
Seperti ruang tunggu yang telah pengelola perbarui, serta kebersihan dan kenyamanan fasilitas umum seperti toilet terus di tingkatkan.
“Selain itu, terminal juga menyediakan ruang istirahat bagi penumpang yang tiba pada malam hari. Layanan pemeriksaan kesehatan gratis turut kami sediakan bekerja sama dengan Jasa Raharja dan Dinas Kesehatan setempat melalui puskesmas,” kata dia.
Ia pun memastikan seluruh armada angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) sudah menjalani uji kelaikan jalan (ramp check) sebelum beroperasi.
“Kami mengutamakan keselamatan agar seluruh penumpang bisa sampai ke tujuan dengan selamat,” katanya.






