Bandar Lampung (Lampost.co) — Bandara Internasional Radin Inten II Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung bersiap sambut arus balik Lebaran 2026. Perkiraannya, ada 22.394 orang yang bergerak menggunakan pesawat terbang dalam arus balik tersebut.
Hal tersebut disampaikan oleh General Manager Bandara Internasional Radin Inten II, Kiki Eprina Arieanti. Ia mengatakan ketika arus mudik Lebaran 2026, periode 13-20 Maret 2026 (H-7 sampai H-1) kemarin ada 22.394 penumpang yang masuk Provinsi Lampung.
“Kemarin yang masuk Lampung atau arrival, tercatat ada total 129 pesawat dan 22.394 pax penumpang. Untuk arus balik, prediksinya akan seimbang dengan arus mudik,” katanya, Senin, 23 Maret 2026.
Kemudian ia mengatakan, untuk kesiapan menghadapi arus balik, jajaran PT. Angkasa Pura tetap sama seperti persiapan arus mudik.
“Untuk perkiraan pergerakan pesawat di angka 30 sampai 36 pergerakan pesawat/hari. Sementara pergerakan penumpang 4.000 sampai 5.000 orang/hari,” katanya.
“Untuk kesiapan menghadapi arus balik tetap sama dengan persiapan arus mudik. Kita menyiapkan fasilitas yang baik dan personel standby pada area yang berpotensi menjadi antrean. Seperti area lalu lintas kendaraan, area check in, area pengambilan bagasi dan pemeriksaan orang,” tambahnya.
Lakukan Evaluasi
Selanjutnya, jajaran juga telah melakukan evaluasi dari arus mudik kemarin agar tidak terjadi penumpukan penumpang yang ingin menggunakan transportasi udara.
“Evaluasi untuk arus balik yaitu memecah antrean pemeriksaan orang di area Passenger Security Check Point atau PSCP menjadi dua jalur pemeriksaan,” katanya.
Sementara itu, prakiraan arus balik akan terjadi pada periode 23-30 Maret 2026. Kemudian untuk prediksi puncak arus balik akan terjadi pada dua kali. Kondisi ini karena melihat adanya kebijakan work from everywhere (WFA) pada Rabu-Jumat, 25-27 Maret 2026.
Kemudian untuk prediksi puncak arus balik Lebaran 2026 moda penyeberangan dan lalu lintas jalan terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026. Selanjutnya puncak gelombang kedua arus balik terjadi pada Sabtu-Minggu, 28-29 Maret 2026.








