Jakarta (Lampost.co) – Rumah produksi Haha Production resmi mengumumkan proyek layar lebar terbaru mereka berjudul Sebelum Tiga Puluh. Film ini segera memulai proses syuting perdana pada 2 April 2026 mendatang. Tim produksi memilih kota Singkawang dan Jakarta sebagai lokasi utama pengambilan gambar untuk memperkuat latar cerita.
Poin Penting
- Haha Production memulai syuting film Sebelum Tiga Puluh pada tanggal 2 April 2026.
- Lokasi syuting film bertema coming-of-age ini berada di Jakarta dan Singkawang.
- Cerita film berfokus pada ambisi, tantangan investasi, dan tekanan sosial sebelum usia 30.
- Peter selaku produser eksekutif menekankan fokus pada kualitas film pertama sebelum membuat sekuel.
- Film ini sangat relevan dengan dinamika kehidupan ekonomi dan mental generasi muda saat ini.
Perjuangan Finansial dan Ambisi Masa Muda
Film Sebelum Tiga Puluh mengangkat tema kehidupan modern yang sangat dekat dengan realitas generasi muda saat ini. Alur ceritanya fokus pada perjuangan hidup, ambisi meraih sukses, hingga tantangan investasi di masa muda. Karakter utama dalam film ini akan menggambarkan upaya keras seseorang mencapai target hidup sebelum memasuki usia kepala tiga.
Baca juga : Kabar Gembira Potterheads! Serial Harry Potter HBO Segera Tayang dengan Wajah Baru
Melalui narasi yang kuat, penonton akan melihat bagaimana tokoh utama bangkit dari titik nol. Ia harus menghadapi tekanan sosial serta berbagai persoalan keuangan yang kerap menghantui anak muda zaman sekarang. Oleh karena itu, film ini diharapkan menjadi cerminan nyata bagi penonton yang sedang berjuang meraih mimpi.
Fokus Kualitas dan Harapan Sekuel
Executive Producer Sebelum Tiga Puluh, Peter, menyampaikan ambisi besarnya terkait proyek prestisius ini kepada awak media. Meskipun menginginkan adanya kelanjutan cerita, ia tetap memprioritaskan kualitas produksi film pertama agar tampil maksimal.
“Tentu kita berharap film ini akan ada lanjutannya tentu ya pastinya gitu, tapi yang paling penting saya rasa kita fokus di film ini dulu karena fokus menurut saya penting banget,” ungkap Peter.
Lebih lanjut, Peter menambahkan bahwa keberhasilan aspek kreatif dan finansial menjadi kunci utama untuk masa depan waralaba ini. Strategi tersebut bertujuan agar film ini tidak hanya menginspirasi, tetapi juga sukses secara komersial di pasar sinema.
“Fokus bagaimana nanti karya ini bisa sukses, bukan cuman dari sisi inspirasi tapi tentunya sukses dari sisi finansial juga ya sehingga kita juga bisa membuat sekuel selanjutnya,” lanjutnya.







