Bandar Lampung (Lampost.co) — Universitas Lampung (Unila) mengumumkan ada 26 ribu peminat pilihan 1 dan 2 dalam pelaksanaan Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP). Dari jumlah itu, Unila hanya menerima 2.866 peserta sebagai mahasiswa melalui seleksi berbasis prestasi itu.
Meski begitu, Warek I Unila, Prof Suripto Dwi Yuwono mengungkapkan, peluang masih terbuka bagi peserta yang masih ingin menjadi bagian Unila. Peserta didik bisa mengikuti seleksi nasional berbasis tes (SNBT) yang pendaftarannya buka pada 25 Maret – 7 April 2026.
Pada jalur seleksi tersebut Unila menyediakan 53,60 persen atau 5.253 dari total kuota penerimaan yang tersedia. Jumlah itu juga masih tambah dengan sisa kuota yang tidak terisi pada jalur SNBP sebanyak 94.
Baca juga: Mahasiswa KKN Unila Pasang Kaca Cembung di Campang Jaya
“SNBP bukan satu-satunya jalur masuk, masih ada SNBT yang bisa diikuti oleh anak-anak kita untuk bergabung di Unila,” ungkapnya, Rabu, 1 April 2026.
Pendaftaran bisa melakukannya secara online melalui laman resmi https://portal.snpmb.id. Pada tahapan tersebut peserta dikenakan biaya sebesar Rp200 ribu dan menyetorkan secara online juga.
Pengumuman Hasil Seleksi
Sementara pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) akan digelar pada 25-30 April 2026. Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan pada 25 Mei 2026 melalui akun SNPMB masing-masing peserta.
“Untuk biaya sejauh ini tidak ada perubahan dari tahun lalu, dan ini langsung disetorkan ke rekening Panitia Nasional,” jelasnya.
Dia menambahkan, pada pelaksanaan SNBP, program studi Gizi menjadi prodi yang paling ketat yakni 1:90 untuk kategori Saintek. Sementara pada kategori Soshum, Prodi Manajemen dan Pendidikan Bahasa Indonesia jadi program yang paling ketat yakni 1:27.








