Kotaagung (Lampost.co) — Bencana angin puting beliung menerjang Pekon Banyu Urip, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Kamis, 2 April 2026, sekitar pukul 16.15 WIB. Peristiwa tersebut terjadi karena hujan deras serta angin kencang.
Akibat kejadian itu, sebanyak 14 rumah warga mengalami kerusakan.
Selain merusak bangunan, angin kencang juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang di lokasi kejadian.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tanggamus, Irvan Wahyudi, mengatakan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat melakukan penanganan bersama aparat setempat.
“Kami langsung berkoordinasi dengan aparat pekon, kecamatan, dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan penanganan di lokasi terdampak,” kata Irvan Wahyudi, Jumat, 3 April 2026.
Ia juga memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat kejadian tersebut.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi dalam peristiwa ini,” jelasnya.
Baca Juga:
Angin Puting Beliung Terjang Wonosobo Tanggamus, Wakil Bupati Salurkan Bantuan
Bantuan Logistik
Lebih lanjut, BPBD bersama pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak.
“Kami juga sudah menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak untuk meringankan beban mereka,” tambah Irvan.
Saat ini, kondisi di lokasi telah kembali kondusif dan warga mulai beraktivitas seperti biasa. Namun demikian, masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada. Terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi yang berpotensi menimbulkan bencana susulan,” tutupnya.








