Southampton (Lampost.co)–Kejutan besar mewarnai babak perempat final Piala FA 2025/2026. Raksasa London Utara, Arsenal, secara mengejutkan harus mengubur mimpi mereka untuk melaju ke semifinal setelah tumbang dari klub Divisi Championship, Southampton, dengan skor tipis 1-2. Pertandingan di Stadion St Mary’s pada Minggu (5/4/2026) dini hari WIB ini menjadi malam kelabu bagi anak asuh Mikel Arteta.
Gol Ross Stewart dan pemain pengganti Shea Charles memastikan kemenangan bersejarah The Saints. Sementara itu, satu-satunya gol balasan Arsenal berasal dari penyerang mereka, Viktor Gyokeres. Kekalahan ini tidak hanya menyingkirkan Arsenal dari kompetisi tertua di dunia tersebut, tetapi juga memastikan ambisi mereka merengkuh tiga gelar musim ini resmi pupus.
Dominasi Arsenal dan Kegemilangan Daniel Peretz
Sejak peluit pertama berbunyi, Arsenal yang tampil sebagai tim tamu langsung mengambil kendali permainan. The Gunners menciptakan peluang emas pertama pada menit ke-6 melalui sepakan jarak jauh talenta muda Max Dowman. Namun, kiper Southampton, Daniel Peretz, tampil sigap menghalau bola.
Baca juga: Chelsea ke Semifinal Piala FA Hancurkan Port Vale 7-0
Peretz benar-benar menjadi momok bagi lini serang Arsenal di babak pertama. Pada menit ke-25, ia kembali melakukan penyelamatan gemilang dengan menggagalkan peluang bersih sang kapten, Martin Odegaard.
Meski terus mendapat tekanan dan terkurung, Southampton justru berhasil mencuri keunggulan melalui serangan balik cepat pada menit ke-35. Ross Stewart sukses memanfaatkan umpan tarik James Bree untuk menaklukkan Kepa Arrizabalaga. Skor 1-0 untuk tuan rumah bertahan hingga turun minum.
Kebangkitan Sesaat dan Gol Penentu Shea Charles
Memasuki babak kedua, Arsenal meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketinggalan. Arteta mengubah taktik dengan memasukkan Viktor Gyokeres dan Riccardo Calafiori. Upaya ini membuahkan hasil pada menit ke-68 ketika Gyokeres berhasil memaksimalkan umpan terukur Kai Havertz untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Saat laga tampak akan berlanjut ke babak tambahan, Southampton justru kembali mengejutkan. Pada menit ke-85, pemain pengganti Shea Charles melepaskan tembakan akurat ke pojok kiri bawah gawang yang gagal Kepa jangkau.
Arsenal mencoba segalanya di sisa waktu, termasuk peluang emas Gabriel Martinelli di menit-menit akhir. Namun, lagi-lagi Daniel Peretz tampil sebagai pahlawan dengan penyelamatan krusialnya.
Ambisi yang Pupus dan Fokus Tersisa
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Arsenal di kompetisi domestik musim ini setelah sebelumnya mereka juga gagal menjuarai Piala Liga. Dengan tersingkirnya mereka dari Piala FA, harapan Arsenal meraih trofi kini hanya tersisa di kompetisi Liga Inggris (Premier League) dan Liga Champions.
Bagi Southampton, kemenangan ini menjadi suntikan moral yang luar biasa. Berstatus sebagai tim kasta kedua, mereka membuktikan semangat juang di lapangan mampu meruntuhkan dominasi tim-tim besar Premier League.
Susunan Pemain
Southampton (4-2-3-1): Daniel Peretz; Ryan Manning (Quarshie 90+7’), Nathan Wood, Harwood-Bellis, James Bree; Caspar Jander, Cameron Bragg (Shea Charles 76’); Leo Scienza (Edozie 71’), Finn Azaz, Tom Fellows; Ross Stewart (Larin 70’).
Arsenal (4-2-3-1): Kepa Arrizabalaga; Lewis-Skelly (Calafiori 60’), Gabriel Magalhaes (Saliba 72’), Cristhian Mosquera, Ben White; Christian Norgaard, Martin Odegaard (Madueke 61’); Gabriel Martinelli, Kai Havertz, Max Dowman; Gabriel Jesus (Viktor Gyokeres 60’).








