Way Kanan (lampost.co)—Setelah 15 tahun tidak tersentuh perbaikan, Pemerintah Provinsi Lampung akhirnya melakukan pembangunan ruas jalan Kasui–Air Ringkih, Way Kanan. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal membenarkan kondisi ruas Kasui–Air Ringkih memang cukup memprihatinkan.
Dengan total panjang 26,295 kilometer, tingkat kemantapan jalan ini baru 45,03 persen. Artinya, sebagian besar jalan dalam kondisi rusak parah, bahkan beberapa titik belum tersentuh aspal.
“Masyarakat sudah sangat sabar menahan kondisi jalan rusak bertahun-tahun. Jadi saya minta pekerjaan ini sebaik mungkin sesuai spesifikasi,” ujar Gubernur di lokasi pembangunan, Rabu, 8 April 2026.
Ia memberikan peringatan keras kepada pihak pelaksana agar tidak bermain-main dengan kualitas konstruksi. Ia memandang proyek ini sebagai jawaban atas penantian panjang warga yang menggantungkan hidupnya pada akses jalan tersebut.
“Jangan sampai hasilnya mengecewakan,” ujarnya.
Mirza mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur dengan uang rakyat harus memberikan manfaat jangka panjang. Aspek teknis seperti sistem drainase menjadi prioritas utama guna memastikan umur pakai jalan yang maksimal.
Dalam arahannya, Mirza optimistis pengerjaan secara professional dengan peliharaan secara kolektif maka jalan tersebut akan menjadi warisan bagi anak cucu warga Way Kanan. “Jalan ini bisa bertahan hingga 20 tahun. Harus kita jaga bersama, terutama aliran airnya agar tidak merusak badan jalan,” katanya.








