Barcelona (Lampost.co)–Barcelona makin menunjukkan kedigdayaannya dalam perburuan gelar juara Liga Spanyol (La Liga) musim 2025/2026. Menjamu rival sekota, Espanyol, dalam laga bertajuk Derby Catalans di Stadion Camp Nou, Sabtu (11/4/2026) waktu setempat, skuad asuhan Hansi Flick sukses mengamankan kemenangan telak 4-1.
Kemenangan ini membuat posisi Blaugrana kian kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 79 poin dari 31 pertandingan. Hasil impresif ini sekaligus memperlebar jarak menjadi sembilan poin dari Real Madrid yang membuntuti di posisi kedua. Sebaliknya, kekalahan ini membuat Espanyol tertahan di peringkat ke-10 dengan raihan 38 poin, kini berjarak enam poin dari zona kompetisi Eropa.
Brace Ferran Torres dan Sihir Lamine Yamal
Barcelona langsung memeragakan permainan menyerang yang agresif sejak peluit pertama berbunyi. Hasilnya terlihat cepat pada menit ke-9, berawal dari sepak pojok akurat Lamine Yamal, bola berhasil Ferran Torres sambut dengan sempurna untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Baca juga: Tekuk Atletico Madrid 2-1, Sevilla Keluar dari Zona Merah
Dominasi tuan rumah terus berlanjut. Pada menit ke-25, duet Yamal dan Torres kembali menjadi mimpi buruk bagi pertahanan tim tamu.
Umpan matang Yamal kembali Ferran Torres konversikan menjadi gol kedua, membuat Barca unggul 2-0. Gelandang muda Fermin Lopez hampir saja menambah pundi-pundi gol, namun kesigapan kiper Espanyol, Marko Dmitrovic, berhasil menggagalkan peluang tersebut hingga babak pertama usai.
Respons Espanyol dan Gol Pengunci Marcus Rashford
Memasuki babak kedua, Espanyol mencoba memberikan perlawanan dan sempat menghidupkan asa pada menit ke-56. Pol Lozano berhasil memperkecil ketinggalan menjadi 2-1 setelah memaksimalkan bola rebound di depan gawang Inaki Pena. Gol ini sempat memicu semangat juang tim tamu untuk mencari hasil imbang.
Namun, Barcelona segera kembali mengambil kendali permainan. Setelah mencatatkan dua asis, Lamine Yamal akhirnya turut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-87.
Ia memanfaatkan bola muntah di area penalti untuk mengubah kedudukan menjadi 3-1. Hanya berselang dua menit, tepatnya menit ke-89, pemain pengganti Marcus Rashford mengunci kemenangan menjadi 4-1 setelah menuntaskan umpan terobosan Frenkie de Jong.
Langkah Mantap Menuju Takhta Juara
Hingga wasit meniup peluit panjang, dominasi Barcelona tetap tak tergoyahkan. Keunggulan sembilan poin atas Real Madrid dengan tujuh laga tersisa memberikan keuntungan besar bagi Barca dalam misi merengkuh trofi La Liga musim ini. Efektivitas lini depan yang diisi kombinasi pemain muda seperti Yamal dan pemain berpengalaman seperti Rashford menjadi kunci keberhasilan taktik menyerang yang diterapkan musim ini.
Bagi Espanyol, hasil ini menjadi evaluasi besar terutama dalam menjaga konsentrasi pada menit-menit akhir pertandingan. Sementara bagi Barcelona, pesta di Camp Nou ini merupakan pesan kuat bagi para pesaing bahwa mereka adalah calon tunggal terkuat penguasa Spanyol tahun ini.








