Bandar Lampung (Lampost.co)–Tahun ajaran baru segera mulai dan banyak orangtua harus menyiapkan dana lebih. Pegadaian menjadi salah satu solusi untuk memenuhi banyaknya kebutuhan , mulai dari kelengkapan sekolah hingga biaya daftar ulang.
Faktanya, tidak semua orangtua memiliki kesiapan dana yang cukup untuk menghadapi hal tersebut. Oleh karena itu, beberapa orangtua berupaya mencukupi kebutuhan tersebut dengan cara mengoptimalkan aset yang ada.
Putri, salah satu nasabah di Pegadaian Merdeka mengatakan anak sekarang kelas 10 SMP dan mau naik ke kelas 11 butuh banyak biaya. “Jadi ada biaya daftar ulang yang jumlahnya Rp3,5 juta, belum termasuk biaya buku dan perlengkapan sekolah lainnya. Saya mau gadai emas saja di Pegadaian untuk biaya-biaya itu, karena selama ini saya investasi dalam bentuk emas ke Pegadaian ya buat pemenuhan kebutuhan mendadak”, tambahnya.
Baca Juga: Keuntungan dan Cara Investasi Emas di Pegadaian
Diketahui kenaikan harga emas saat ini hampir menyentuh Rp1.400.000/gram. Kenaikan harga emas ini berpengaruh meningkatkan nilai gadai menjadi lebih tinggi. Hal tersebut mendorong antusiasme masyarakat khususnya para orangtua menggadaikan emasnya untuk memenuhi biaya keperluan sekolah.
Joko NK Nugroho, narasumber dari PT Pegadaian Kantor Wilayah III SumBagSel mengatakan saat ini Pegadaian semakin diminati masyarakat. Dengan presentase kenaikan pinjaman gadai atau OSL (outstanding loan) sebesar 16% dibandingkan tahun lalu, serta peningkatan jumlah nasabah gadai sejak April hingga Juni 2024 sebesar 13%.
Menurutnya, fenomena kenaikan ini lazimnya adalah dampak dari euphoria liburan sekolah hingga persiapan masuk sekolah, termasuk momen hari raya Iduladha. Dalam momentum tersebut, gadai menjadi primadona pilihan untuk memenuhi kebutuhan.
Gadai dapat menjadi solusi pilihan ketimbang menjual. Dengan skema gadai, maka investasi emas yang pernah kita lakukan dapat tetap dipertahankan. Cukup membayar sejumlah uang pinjaman dan sewa modalnya saja, emas yang menjadi jaminan gadai tetap kita miliki. Melikuidasi emas tidak harus dengan menjualnya. Dengan gadai, masalah keuangan teratasi dan aset emas tetap terlindungi.








