IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 13/04/2026 03:52
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Lampung Bandar Lampung

Indeks Kualitas Air Bandar Lampung Masuk Kategori Tercemar Ringan

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung mengukur indeks kualitas air sungai di Kota Tapis Berseri.

Ricky MarlyAndre Prasetyo NugrohobyRicky MarlyandAndre Prasetyo Nugroho
28/07/24 - 11:39
in Bandar Lampung, Humaniora
A A
Indeks Kualitas Air Bandar Lampung Masuk Kategori Tercemar Ringan

Kondisi salah satu sungai di Bandar Lampung yang terletak di Kecamatan Bumi Waras. (Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung mengukur indeks kualitas air sungai di Kota Tapis Berseri. Hasilnya kualitas air sungai di Bandar Lampung sebesar 50 poin pada tahun 2023.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bandar Lampung Veni Devialesti mengatakan indeks kualitas air sungai dengan 50 poin artinya tercemar ringan. Biasanya tercemar akibat aktivitas masyarakat yang membuang limbah domestik.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2001 dan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 115 Tahun 2003 tentang Penentuan Status Mutu Air, pemerintah menggunakan dua metode dalam mengukur status mutu air.

Baca Juga:

Pemanfaatan Sampah Menjadi Produk Bernilai Berikan Dampak Positif bagi Ekonomi dan Lingkungan

Pertama adalah menggunakan metode Storet dan kedua menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP) berdasarkan pengembangan oleh Sumitomo dan Nemerow pada 1970.

Perhitungan metode IP menggunakan tujuh parameter seperti pH atau tingkat keasaman, Dissolved Oxygen / Oksigen Terlarut (DO) Biochemical Oxygen Demand / Kebutuhan Oksigen Biologis (BOD), Chemical Oxygen Demand / Kebutuhan Oksigen Kimia (COD), Total Suspended Solids / Padatan Tersuspensi Total (TSS), NH3-N (Amonia), dan total coliform/E- Coli.

Berdasarkan klasifikasi nilai, apabila mendapat poin 70, pertanda kualitas air sangat baik dan memenuhi standar untuk penggunaan tanpa perlu pengolahan yang signifikan.

Apabila mendapat 50 poin seperti Kota Bandar Lampung, kualitas air tercemar ringan, mungkin memerlukan pengolahan minimal sebelum masyarakat gunakan.

Apabila kualitas air masuk 30 poin, kualitas air cukup tercemar sedang, memerlukan pengolahan lebih lanjut sebelum masyarakat gunakan. Lalu jika kualitas air hanya mendapat 10 poin tandanya air masuk kategori tercemar berat.

“Tercemar dari air deterjen sisa cucian, air sabun mandi dan air tinja,” kata Veni, Minggu, 28 Juli 2024.

Menurutnya, indeks kualitas air sungai di tahun 2023 mengalami penurunan dari pada tahun sebelumnya. Tercatat indeks kualitas air sungai pada 2022 yakni 50,95 poin.

“Tahun ini DLH Kota Bandar Lampung telah melakukan pengujian IKA (indeks kulitas air). Saat ini progres sudah di-input ke aplikasi IKLH KLHK untuk menunggu nilai IKA oleh KLHK,” ujarnya.

Berikan Edukasi

Veni yakin nilai IKA tahun mendatang akan lebih baik dari pada tahun 2023. Hal ini karena pihaknya terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai.

“Kita juga rajin membersihkan sampah sungai dan mewajibkan perusahaan mempunyai IPAL dan membuang air limbah memenuhi baku mutu,” pungkasnya.

Tags: BANDARLAMPUNGheadlinelimbahringan
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

​Dosen Fakultas Hukum Universitas Lampung (FH Unila), Muhammad Havez. Dok Unila

Pemkot dan Kepolisian Perlu Perkuat Patroli Cegah Begal Payudara

byTriyadi Isworoand1 others
12/04/2026

​Bandar Lampung (Lampost.co) -- Maraknya aksi pelecehan seksual pada ruang publik menjadi sorotan. Seperti fenomena "begal payudara" pada wilayah Bandar...

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandar Lampung mengamankan MD (29) seorang pengemudi ojek online (ojol) yang nekat melancarkan aksi "begal payudara" di wilayah Kecamatan Kedaton, Jumat, 10 April 2026. Dok Polresta

Ini Motif Pelaku Begal Payudara sudah Beraksi Tiga Kali

byTriyadi Isworoand1 others
12/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) — Pelaku "begal payudara" MD (29), warga Kecamatan Sukabumi, ternyata sudah beraksi lebih dari satu kali. Dari...

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandar Lampung mengamankan MD (29) seorang pengemudi ojek online (ojol) yang nekat melancarkan aksi "begal payudara" di wilayah Kecamatan Kedaton, Jumat, 10 April 2026. Dok Polresta

Polresta Bandar Lampung Ringkus Driver Ojol Pelaku Begal Payudara di Kedaton

byTriyadi Isworoand1 others
12/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandar Lampung mengamankan MD (29). Ia merupakan seorang pengemudi ojek online...

Berita Terbaru

AS dan Iran gagal mencapai kesepakatan setelah perundingan maraton di Islamabad. Keduanya saling menyalahkan atas kegagalan negosiasi yang berlangsung 21 jam. (Foto: via REUTERS/Pool)
Internasional

Penyebab Gagalnya Perundingan Damai 21 Jam di Pakistan Versi AS vs Iran

byEffran
13/04/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Upaya damai antara Amerika Serikat dan Iran kembali menemui jalan buntu. Negosiasi intens selama 21 jam di Islamabad...

Read moreDetails
Delegasi tingkat tinggi Iran untuk pembicaraan negosiasi dengan Amerika Serikat yang dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf (tengah) tiba di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4/2026). ANTARA/Xinhua/aa.

Ini 5 Isu Krusial yang Menggagalkan Kesepakatan Damai AS vs Iran

13/04/2026
Pengenaan Pajak Toko Online, Koreksi Distorsi atau Menambah Beban?

Pengenaan Pajak Toko Online, Koreksi Distorsi atau Menambah Beban?

12/04/2026
Tips Strategis Menyesuaikan B2B Marketing Tradisional dalam E-Commerce

Kemudahan di E-Commerce Ubah Kebiasaan Belanja Masyarakat

12/04/2026
penyerang Liverpool Mohamed Salah (kanan)

Bungkam Fulham 2-0, Liverpool Akhiri Tren Negatif

12/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.