• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 21/03/2026 20:53
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Hiburan

Film The Shadow Strays Tampilkan Kebrutalan Wanita Pembunuh Bayaran, ini Sinopsisnya

EffranMedcombyEffranandMedcom
20/10/24 - 12:41
in Hiburan
A A
Poster The Shadow Strays. Instagram

Poster The Shadow Strays. Instagram

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Netflix Indonesia kembali menghadirkan film laga terbaru berjudul The Shadow Strays, sebuah karya yang memadukan aksi brutal dan cerita emosional. Film itu menawarkan sudut pandang baru dalam genre aksi dengan menghadirkan pembunuh bayaran wanita sebagai tokoh utamanya. Sutradara kawakan Timo Tjahjanto sukses meramu adegan penuh ketegangan, koreografi memukau, serta kritik sosial yang relevan.

Film itu menceritakan kondisi pembunuh bayaran berinisial 13 (Aurora Ribero) kembali ke Indonesia dengan membawa beban emosional setelah terlibat dalam insiden besar di Jepang. Tanpa pekerjaan dan kesepian di rumah susun Jakarta, ia menunggu misi baru. Namun, hidupnya berubah ketika ia bertemu dengan Monji (Ali Fikry), seorang anak laki-laki yang baru kehilangan ibunya karena overdosis.

13 berusaha menghibur Monji, tetapi keesokan harinya, Monji hilang. Dia meyakini anak itu diculik dan 13 memulai pencarian yang menempatkannya dalam konflik mematikan dengan musuh lama dan baru. Misi itu mengungkap sisi gelap kehidupan Jakarta serta mempertaruhkan nyawa banyak orang.

Film itu menonjolkan koreografi pertarungan yang tidak biasa. Salah satu momen terbaik terjadi saat 13 berhadapan dengan mentornya, Umbar, dalam duel mematikan antara dua wanita tangguh. Adegan itu tidak hanya menampilkan aksi brutal, tetapi juga gerakan tak terduga yang membuat penonton tak bisa memalingkan mata.

Pertarungan dalam The Shadow Strays juga melibatkan berbagai jenis senjata, seperti pisau, senjata api, dan jarum suntik. Teknik sinematografi yang mulus dengan transisi halus antar adegan membuat aksi dalam film itu semakin hidup. Timo Tjahjanto berhasil menciptakan pengalaman visual yang memanjakan mata penonton, tanpa kehilangan unsur ketegangan.

Bagi pecinta film laga brutal, The Shadow Strays menyajikan adegan sadis dan penuh kekerasan. Beberapa adegan menampilkan kepala yang terpenggal dan darah segar yang menyembur seperti air mancur. Bahkan, ada adegan pencolokan mata hingga korban tewas.

Selain itu, film itu juga menampilkan adegan vulgar, meski tidak memperlihatkan alat vital. Untuk itu, The Shadow Strays hanya untuk penonton berusia 21 tahun ke atas karena tidak hanya menampilkan aksi brutal, tetapi juga mengandung unsur dewasa.

Kritik Sosial dan Pesan Mendalam

Di balik aksi brutalnya, The Shadow Strays menyelipkan kritik sosial terkait korupsi dan penyalahgunaan wewenang. Film itu mengungkap oknum pejabat negara menggunakan koneksi dengan aparat dan mafia hiburan malam untuk melancarkan bisnis gelap. Salah satu adegan menyentuh adalah ketika seorang sopir truk dipaksa mengaku atas kejahatan yang tidak dilakukannya melalui kekerasan polisi.

Pesan itu memperlihatkan realitas kelam kekuasaan sering kali melibatkan manipulasi dan kekerasan demi kepentingan pribadi.

Pilihan pemain seperti Aurora Ribero, Hana Malasan, Adipati Dolken, Andri Mashadi, dan Kristo Immanuel adalah langkah tepat. Akting mereka terlihat sangat natural dan menyatu dengan alur cerita. Khususnya Aurora Ribero, yang untuk pertama kalinya bermain dalam film laga, berhasil menunjukkan performa luar biasa sebagai pembunuh bayaran.

Aurora menampilkan karakter 13 dengan dingin dan mematikan, seolah-olah genre aksi menjadi bagian dari karier aktingnya. Totalitas dalam setiap adegan membuat para pemain berhasil memenuhi ekspektasi sang sutradara, Timo Tjahjanto.

Tags: Film aksi brutal Indonesia 2024Film laga Indonesia terbaru di Netflixfilm The Shadow Strays
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Tangkapan layar - Kue cokelat yang telah dibuat BCL untuk merayakan Idul Fitri. Instagram/ (@itsmebcl)

Rendang 25 Kg hingga Kue Cokelat Buatan BCL jadi Menu Istimewa Lebaran

byDelima Napitupulu
21/03/2026

Jakarta (lampost.co)--Penyanyi kenamaan Bunga Citra Lestari, atau yang akrab disapa BCL, kembali menunjukkan keahliannya di dapur menjelang perayaan Idulfitri 1447...

rieke diah pitaloka

Kondisi Nikita Mirzani Drop di Rutan: Rieke Diah Pitaloka Beri Dukungan Moral

byNana Hasan
20/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) - Aktris sekaligus anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, baru saja mengunjungi Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu....

Niall Horan

Niall Horan Persembahkan Lagu “End Of An Era” Untuk Mendiang Liam Payne

byNana Hasan
20/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) - Musisi ternama Niall Horan akhirnya mengungkapkan rasa duka mendalam atas kepergian sahabatnya, Liam Payne. Ia mendedikasikan...

Berita Terbaru

Idul Fitri Momentum untuk Kembali Bersatu dan Hidup Rukun
Humaniora

Idul Fitri Momentum untuk Kembali Bersatu dan Hidup Rukun

byRicky Marlyand1 others
21/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar mengajak masyarakat untuk bersatu dan senantiasa hidup rukun. Perbedaan...

Read moreDetails
Gubernur Lampung: Terus Pererat Persatuan dan Kepedulian Bersama

Gubernur Lampung: Terus Pererat Persatuan dan Kepedulian Bersama

21/03/2026
Ribuan Masyarakat Salat Idul Fitri Bersama Gubernur Lampung di Masjid Al Bakrie

Ribuan Masyarakat Salat Idul Fitri Bersama Gubernur Lampung di Masjid Al Bakrie

21/03/2026
Pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H di Akar Hotel Lampung Berlangsung Khidmat

Pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H di Akar Hotel Lampung Berlangsung Khidmat

21/03/2026
Skema WFH

Panduan Sistem Kerja Fleksibel Lebaran 2026

21/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.