• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 18/02/2026 01:50
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Oasis

Ilmuwan Berencana Tanam Pohon di Mars, ini Fungsinya

EffranbyEffran
05/11/24 - 12:05
in Oasis
A A
NASA tengah mengembangkan solusi inovatif berupa struktur bangunan yang terbuat dari jamur, yang berpotensi digunakan di Bulan dan Mars. Dok NASA

NASA tengah mengembangkan solusi inovatif berupa struktur bangunan yang terbuat dari jamur, yang berpotensi digunakan di Bulan dan Mars. Dok NASA

Jakarta (Lampost.co) — Para ilmuwan terus melakukan upaya inovatif untuk menjadikan Mars layak huni dengan merencanakan eksperimen ambisius, yaitu menanam pohon.

Proyek Robert Olszewski, profesor dari Warsaw University of Technology di Polandia, itu langkah besar dalam penelitian astrobiologi dan terraformasi. Jika berhasil, pohon itu akan menjadi tumbuhan pertama yang tumbuh di Planet Merah.

Para ilmuwan menemukan kadar karbon dioksida (CO2) perlu meningkat di Mars agar dapat mendukung pertumbuhan tanaman.

Meningkatkan CO2 tidak hanya untuk menyuplai kebutuhan fotosintesis tanaman, tetapi juga untuk menaikkan suhu di Mars. Lalu menciptakan kondisi yang lebih hangat untuk pertumbuhan pohon.

Namun, kondisi tropis di Mars tidak terjadi di lintang rendah (sekitar ±25°), sebagaimana perkiraan sebelumnya. Berdasarkan penelitian tim Olszewski, wilayah Cekungan Hellas di belahan selatan Mars adalah area paling cocok untuk pertumbuhan tanaman.

Lokasi itu memiliki potensi tertinggi untuk mendukung eksperimen penanaman pohon pertama di Mars.

Olszewski dan timnya memanfaatkan data suhu dan tekanan atmosfer Mars dari pendaratan Viking pada 1970-an. Hal itu untuk mensimulasikan proses yang relevan untuk pertumbuhan pohon di Mars.

Mereka menggunakan model untuk menguji efek rumah kaca dari peningkatan CO2 dan pemanasan tambahan melalui rumah kaca buatan.

“Kondisi atmosfer Mars saat ini tidak memungkinkan adanya kehidupan sebagaimana di Bumi. Untuk itu, persyaratan seperti penambahan CO2 dan perlu peningkatan suhu agar tanaman dapat bertahan hidup di Mars,” kata Olszewski.

Tantangan Terraformasi Mars

Penelitian itu memfokuskan pada upaya terraformasi sebagai proses mengubah lingkungan suatu planet agar sesuai untuk kehidupan. Menurut Olszewski, variabel suhu adalah salah satu faktor kunci dalam eksperimen ini.

Peningkatan suhu di Mars tidak hanya akan membantu siklus CO2, tetapi juga mendukung pembentukan air dalam wujud cair. Hal itu syarat mendasar bagi kehidupan tanaman di Mars perlahan bisa terpenuhi.

Untuk bisa berhasil, para ilmuwan memperkirakan suhu Mars perlu naik beberapa puluh derajat lebih tinggi dari suhu rata-rata saat ini, dengan fluktuasi diurnal (perubahan suhu antara siang dan malam) yang lebih stabil.

Selain itu, musim tanam yang sesuai di Mars harus berlangsung setidaknya selama 110 sols (hari Mars). Para ilmuwan berharap bisa membuka kehidupan tanaman di Mars sebagai bagian dari rencana jangka panjang manusia untuk menciptakan ekosistem yang berkelanjutan di luar Bumi.

Tags: Marspenelitian tentang marspohon di mars
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ilustrasi zaman es. Foto: Wikimedia Commons

Begini Cara Kehidupan di Bumi Bertahan di Fase Paling Ekstrem 

byEffran
31/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kehidupan di bumi pernah mengalami fase paling ekstrem dalam sejarahnya. Pada periode tertentu, hampir seluruh permukaan...

PC Salimah Purbolinggo Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H Bersama TPA Annur

PC Salimah Purbolinggo Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H Bersama TPA Annur

byMustaan
25/01/2026

PURBOLINGGO (lampost.co) — Pimpinan Cabang (PC) Salimah Purbolinggo memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah bersama anak-anak Taman Pendidikan...

patroli gajah

Karbon, Badak, Gajah dan Masa Depan Way Kambas di Tengah Pasar Karbon Indonesia

byMustaan
19/01/2026

TAMAN Nasional Way Kambas (TNWK) di Lampung Timur selama ini dikenal bukan hanya sebagai surga konservasi satwa endemik. Tetapi juga...

Berita Terbaru

Akademisi Hukum Tata Negara dan Politik Universitas Tulang Bawang (UTB) Ahadi Fajrin Prasetya. Dok
Hukum

Anggota DPRD Pakai Ijazah Palsu Bukti Kegagalan Fungsi Partai, KPU dan Bawaslu

byTriyadi Isworoand1 others
17/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung menetapkan Eli Fitriyana sebagai tersangka penggunaan ijazah palsu. Eli merupakan...

Read moreDetails
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulang Bawang Barat dari Fraksi Partai Demokrat, Eli Fitriyana (Dok. Istimewa)

Eli Fitriyana Anggota DPRD Tulang Bawang Barat Jadi Tersangka Ijazah Palsu

17/02/2026
Sekretaris DPD Demokrat Lampung, Midi Iswanto. Dok Lampost.co

Partai Demokrat Lampung Hormati Proses Hukum terkait Ijazah Palsu Eli Fitriyana

17/02/2026
Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 membawa berkah bagi para perajin kue keranjang di Bandar Lampung. Lampost.co/Umar Robbani.

Jelang Imlek 2026, Produksi Kue Keranjang di Bandar Lampung Tembus 2.000 Buah per Hari

17/02/2026
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini cuaca. Dok BMKG

Waspada Potensi Dampak Hidrometeorologi di Kota Bandar Lampung

17/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.