• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 02/03/2026 18:50
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Deklarasi Batam Tercetus dari Organisasi Nelayan Se-Asia Tenggara, Ini Isinya

Adi SunaryoMedia IndonesiabyAdi SunaryoandMedia Indonesia
18/11/24 - 18:54
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Deklarasi Batam. Sejumlah organisasi nelayan kecil se-Asia Tenggara mendeklarasikan pembentukan Simpul Jaringan Gerakan Nelayan Kecil Asia Tenggara.(Dok KNTI)

Deklarasi Batam. Sejumlah organisasi nelayan kecil se-Asia Tenggara mendeklarasikan pembentukan Simpul Jaringan Gerakan Nelayan Kecil Asia Tenggara.(Dok KNTI)

Bandar Lampung (Lampost.co): Sejumlah organisasi nelayan kecil se-Asia Tenggara mendeklarasikan pembentukan Simpul Jaringan Gerakan Nelayan Kecil Asia Tenggara. Simpul jaringan nelayan kecil ini melibatkan sejumlah organisasi nelayan kecil di beberapa negara.

Jaringan nelayan itu ialah Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI), Perhimpunan Petambak Pembudi Daya Udang Wilayah Lampung, Katipunan ng mga Kilusang Mangingisda ng Pilipinas (KKAMPi), PANGISDA Pilipinas, Malaysia Inshore Fisherman Association for and Welfare (JARING), Bilang-bilangan Daku West Assosiation (BIDAWA-Pilipines), The Center of Marinelife Conservation of Community Development (MCD-Vietnam), Fisheries Action Coalition Team (FACT-Cambodia). Deklarasi ini dilaksanakan di Batam pada Senin (18/11) dan turut dihadiri oleh Ditjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau serta sejumlah LSM dan pegiat perikanan di Asia Tenggara yang menjadi anggota SEA fish for Justice.

Baca juga: 16 Bangunan Rusak akibat Bencana di Sepanjang Oktober 2024

Ketua Umum KNTI Dani Setiawan menyatakan bahwa pembentukan simpul jaringan ini dimaksudkan untuk memperkuat kerja sama dan kolaborasi, bertukar informasi dan pengetahuan, meningkatkan kapasitas, serta membangun solidaritas bersama dalam perjuangan nelayan kecil di Asia Tenggara untuk mempertahankan kehidupan dan meningkatkan kualitas kesejahteraan.

“Nelayan kecil di Asia Tenggara merupakan produsen pangan perikanan penting, baik perikanan tangkap maupun budi daya, yang menyediakan kebutuhan pangan dan gizi bagi masyarakat di seluruh dunia. Lebih dari 22% produksi ikan dunia dihasilkan dari kawasan ini melibatkan lebih dari 10 juta orang, laki-laki maupun perempuan, yang bekerja sebagai nelayan, pembudi daya ikan, maupun pengolah hasil perikanan,” tegas Dani.

Gerakan Nelayan

Para deklarator juga menyatakan bahwa simpul gerakan nelayan di Asia Tenggara ini bertujuan memperjuangkan nasib nelayan tradisional yang tergusur maupun terancam hak hidup dan penghidupannya. Membangun kekuatan ekonomi yang mandiri di kalangan nelayan tradisional, memperkuat pengetahuan dan aksi-aksi langsung nelayan tradisional dalam menjaga kelestarian lingkungan laut dan pesisir, termasuk memperkuat resiliensi nelayan terhadap dampak perubahan iklim.

Selanjutnya, menegakkan kedaulatan pangan. Kemudian memastikan terpenuhinya hak-hak dasar. Antara lain seperti hak atas pendidikan, kesehatan, dan tempat tinggal yang layak bagi keluarga nelayan. Hak untuk mendapatkan perlindungan atas tanah dan wilayah perairannya, serta hak untuk mendapatkan kesejahteraan dan memperkuat peranan dan posisi nelayan Perempuan.

Menyebutkan dalam naskah Deklarasi Batam bahwa pimpinan organisasi nelayan bersepakat untuk terus melanjutkan perjuangan. Yakni untuk melawan agenda-agenda pemiskinan nelayan kecil di Asia Tenggara melalui praktik-praktik sebagai berikut.

Naskah Deklarasi Batam

1. Privatisasi dan komersialisasi sumber daya kelautan dan pesisir. Pengrusakan ekosistem laut dan pesisir (Kawasan mangrove, padang lamun, karang, pasir laut, dsb).

2. Penggusuran nelayan dari ruang hidupnya akibat dari proyek-proyek infrastruktur seperti reklamasi pantai atau kawasan pariwisata.

3. Pembungkaman suara nelayan kecil dalam menyampaikan aspirasi dan kepentingannya.

4. Marjinalisasi ekonomi akibat ketiadaan akses terhadap permodalan, sarana dan prasarana, serta pemasaran.

Dani juga mengatakan setelah deklarasi ini, organisasi nelayan kecil harus terus melanjutkan perjuangannya di negara masing-masing. Nelayan dan petambak harus terus bekerja menjaga laut dan pesisir sumber kehidupannya.

“Simpul ini memanggil kita untuk bersatu, saling membantu, dan berkolaborasi sesama nelayan dan petambak. Hanya dengan cara ini, suara nelayan lebih pemerintah dengarkan. Kita meyakini bahwa seluruh pembicaraan tentang laut dan pesisir tidak akan bermakna apa-apa tanpa melibatkan nelayan. Nothing about us without us!” tegas Dani.

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News

Tags: Deklarasi BatamDeklarasi Nelayan Asia TenggaraDeklarasi Nelayan Se-Asia TenggaraKesatuan Nelayan Tradisional Indonesia
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Investasi emas. Dok/PT Antam

Perang Iran–Israel Memanas, Analis Prediksi Harga Emas Dunia Bisa Tembus 6.000 Dollar AS

byEffran
02/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ketegangan di Timur Tengah kembali mengguncang pasar global. Konflik antara Iran dan Israel semakin memanas dan...

Vidar AI, ShengShu, pelatihan robot humanoid, AI embodied, Vidu, AnyPos, Artificial Intelligence, teknologi AI, robot humanoid, pelatihan AI efisien

Skenario Mengejutkan 2028: AI Ambil Alih Peran Manusia, Ekonomi Global Terancam Guncang

byEffran
02/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Perkembangan kecerdasan buatan melaju tanpa jeda. Setiap bulan, kemampuan AI meningkat drastis. Banyak orang mulai bertanya,...

Situasi pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan padat kendaraan. // Dok ASDP Lampung

ASDP Terapkan Tarif Tunggal Merak–Bakauheni Selama Angkutan Lebaran

byNurand1 others
28/02/2026

Kalianda (Lampost.co)---- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengumumkan pemberlakuan kebijakan tarif tunggal (single tarif) yang menyamakan harga layanan eksekutif dengan...

Berita Terbaru

cremonese vs ac milan
Bola

AC Milan Taklukkan Cremonese 2-0 lewat Gol Menit Akhir

byIsnovan Djamaludin
02/03/2026

Cremona (Lampost.co)–AC Milan berhasil membawa pulang tiga poin krusial dalam lanjutan Serie A Liga Italia musim 2025/2026 pekan ke-27. Bertandang...

Read moreDetails
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggencarkan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan dokter spesialis keliling (Speling) di wilayahnya menjelang Lebaran 2026. Dok/Pemprov Jateng

Jelang Lebaran, Pemprov Jateng Gencarkan Program Pangan Murah dan Speling

02/03/2026
52.949 Warga Asal Lampung Bekerja di Luar Negeri

52.949 Warga Asal Lampung Bekerja di Luar Negeri

02/03/2026
Investasi emas. Dok/PT Antam

Perang Iran–Israel Memanas, Analis Prediksi Harga Emas Dunia Bisa Tembus 6.000 Dollar AS

02/03/2026
Juri memberikan penilaian terhadap motor Vespa milik peserta kontes di Gor Jayabaya Kota Kediri, Jawa Timur. Kontes motor Vespa yang terbagi dalam 12 kategori tersebut diikuti sejumlah perwakilan klub vespa se-Indonesia. ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

Mewah, Tapi Banyak PR! ini Alasan Vespa Matic Kurang Cocok untuk Harian

02/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.