Bandar Lampung (lampost.co)– PTPN I Regional 7 menorehkan kinerja terbaik dari delapan regional pada Subholding Supporting Co pada 2024.
Direktur Operasional PTPN I Supporting Co Fauzi Omar menyatakan hal itu saat membuka Rapat Pembahasan Rencana Kerja Operasional (RKO) tahun 2025 di Bandar Lampung, Senin, 3 Februari 2025. Menurutnya, Regional 7 akan terus menjadi tulang punggung dalam semua aspek kinerja, terutama pada komoditas karet.
“Atas nama head office PTPN I Supporting Co, saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh elemen di Regional 7. Tolong sampaikan terima kasih kami kepada lini lapangan sebagai ujung tombak pencapaian ini,” kata Fauzi.
Peserta Regional 7 di pembahasan RKO PTPN I Regional 7 Tahun 2025 yakni Region Head Tuhu Bangun, SEVP Operation Wiyoso, SEVP Business Support Bambang Agustian.
RKO akan membahas dan menelisik langkah operasional dari tingkat regional hingga kebun atau unit kerja, serta anak perusahaan.
Proyeksi 2025
Region Head Tuhu Bangun menyampaikan data pencapaian kinerja 2024 dan proyeksi untuk 2025. Tuhu Bangun mengatakan, kinerja Regional 7 mengelola karet dan teh pada 2024 mencatatkan laba.
Untuk kinerja tahun 2025, Tuhu Bangun menyebut Regional 7 memasang angka Rp454 miliar. Selain karet dan teh, pendapatan dari KSO komoditas kelapa sawit oleh PTPN IV Regional 7, KSO komoditas tebu oleh PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), dan optimalisasi aset.
“RKO memasang tagline Challenge Session, ajang ini sebagai penguatan seluruh elemen dan semua potensi menjawab tantangan kinerja 2025,” ujarnya.








