Kalianda (Lampost.co)–Memperingati Hari Bela Negara tahun 2024, Universitas Indonesia Mandiri (UIM) mengadakan Pendidikan dan Latihan (Diklat) awal pegawai universitas. Acara yang berlangsung pada 21-23 Desember 2024 di Lembah Gunung Rajabasa, Desa Pisang, Rajabasa, Lampung Selatan, melibatkan 32 peserta tenaga pengajar dan dosen UIM.
Mengusung tema “Bela Negara,” kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan semangat para pendidik dalam mengemban tugasnya. Rector UIM, Dr. Drs. Kasiayarno, berharap melalui diklat ini, para tenaga pengajar dapat lebih bersemangat mendukung visi dan misi universitas menuju standar internasional.
“Diharapkan melalui kegiatan ini, tenaga pengajar dan dosen UIM semakin termotivasi dalam mewujudkan pembaharuan, termasuk menjadikan UIM sebagai universitas berbasis internasional,” ujarnya.
Baca Juga: Mahasiswi UIM Raih Juara III Nasional Dalam Aksi Bela Negara
Materi Bela Negara
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai kegiatan dan menerima materi dari sejumlah narasumber berkompeten, termasuk:
- Ketua BPH UIM, Ir. Toto Priyana
- Membahas kebijakan yayasan, struktur organisasi, serta tujuan dan harapan Yayasan terhadap UIM.
- Letkol Inf Esnan Haryadi (Kodim 0421/LS)
- Menyampaikan pentingnya peran tenaga pendidik dalam menanamkan kesadaran bela negara kepada mahasiswa.
- “Bela negara tidak hanya tentang berperang, tetapi juga mencerdaskan kehidupan bangsa melalui nilai-nilai budaya, Pancasila, dan nasionalisme,” katanya.
- Kapolsek Penengahan Iptu D Romadi Alfansyah Subing
- Memberikan wawasan mengenai keamanan dan kerja sama dalam menjaga stabilitas, khususnya di lingkungan UIM.
- Wakil Rektor 3, Dr. Heri Sugiyanto
- Mengulas struktur organisasi antara yayasan, rektorat, dan seluruh staf pegawai di UIM.
Pada hari terakhir acara, Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia, Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan, menyampaikan pesan di lapangan kebangsaan. Ia berbagi pengalaman saat mengikuti hal serupa di Kabinet Merah Putih di Magelang.
“Dengan pelaksanaan kegiatan ini, saya berharap seluruh pegawai UIM dapat bekerja secara solid dan bersama-sama memajukan bangsa. Khususnya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” pesannya.
Sementara itu, pelatihan mencakup kegiatan observasi di lembah Gunung Rajabasa untuk mempererat kebersamaan dan memberikan pengalaman di alam. Harapannya para peserta mampu menginternalisasi nilai-nilai bela negara dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis UIM memperkuat peran tenaga pendidik mencetak generasi unggul dan berdaya saing di kancah internasional. Semangat bela negara harapknnya terus menjadi fondasi bagi UIM dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.








