Bandar Lampung (Lampost.co)—PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Group Regional 2 Panjang meresmikan Integrated Planning & Control (IPnC) Room yang berlokasi di Kantor Terminal Petikemas Lantai 3, Rabu (21/1/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari langkah transformasi berkelanjutan Pelindo dalam memperkuat sistem perencanaan dan pengendalian operasional kepelabuhanan yang terintegrasi serta berbasis data.
Acara peresmian tersebut dihadiri Executive Director Pelindo Regional 2, Budi Prasetyo; Direktur Operasi dan Teknik IPC Terminal Petikemas, Ahmad Mimbar; Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Panjang, Hot Marojahan Hutapea, S.H., M.H.; serta General Manager Pelindo Regional 2 Panjang, Hardianto. Turut hadir pula para ketua asosiasi kepelabuhanan di wilayah Pelabuhan Panjang.
Kepala KSOP Kelas I Panjang, Hot Marojahan Hutapea, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Pelindo dalam menghadirkan IPnC Room sebagai pusat kendali operasional yang terintegrasi. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut merupakan langkah strategis dalam mendukung keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasional pelabuhan.
“Keberadaan Integrated Planning & Control Room ini merupakan langkah positif dalam mendukung keselamatan, keamanan, serta kelancaran operasional pelabuhan. Kami berharap sinergi antara regulator dan operator pelabuhan dapat terus diperkuat guna mewujudkan pelayanan kepelabuhanan yang tertib, andal, dan berdaya saing,” ujar Hot Marojahan Hutapea.
Sementara itu, General Manager Pelindo Regional 2 Panjang, Hardianto, menegaskan IPnC Room akan menjadi motor penggerak dalam peningkatan kualitas layanan kepelabuhanan. Melalui fasilitas ini, Pelindo dapat melakukan monitoring dan pengendalian operasional secara real-time, sehingga setiap potensi kendala dapat diantisipasi lebih cepat dan tepat.
“Melalui IPnC Room, kami dapat melakukan monitoring dan pengendalian operasional secara real-time. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, memperkuat sinergi antarfungsi, serta memberikan layanan kepelabuhanan yang semakin andal dan berkelanjutan kepada para pengguna jasa,” ujar Hardianto.
Manajer Area IPC Terminal Petikemas Area Panjang, Anang Subagyono, menambahkan IPnC Room akan menjadi instrumen penting dalam mendukung kelancaran operasional terminal petikemas. Menurutnya, pusat kendali ini akan meningkatkan visibilitas operasional dan memperkuat koordinasi antarunit kerja di lingkungan pelabuhan.
“IPnC Room diharapkan mampu meningkatkan visibilitas operasional, memperkuat koordinasi antar unit kerja, serta memastikan seluruh proses pelayanan terminal petikemas berjalan lebih terencana, efisien, dan selaras dengan standar operasional yang telah ditetapkan,” ujar Anang.
Kehadiran IPnC Room juga mendapat sambutan positif dari kalangan pengguna jasa pelabuhan. Perwakilan Asosiasi Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI), Yusuf Kohar, berharap fasilitas ini dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan di Pelabuhan Panjang.
“Kami berharap IPnC Room dapat meningkatkan transparansi, kepastian layanan, serta efisiensi arus barang di Pelabuhan Panjang,” ujarnya.
Integrated Planning & Control Room sendiri merupakan metamorfosis strategis dari Gedung Pusat Pelayanan Satu Atap (PPSA) Pelindo Regional 2 Panjang. Transformasi ini menandai komitmen manajemen Pelindo dalam menghadirkan pusat kendali yang adaptif dan berbasis data, sebagai fondasi penguatan kinerja, peningkatan efektivitas pengambilan keputusan, serta peningkatan layanan kepelabuhanan secara berkelanjutan.
Dengan diresmikannya IPnC Room, Pelindo Group Regional 2 Panjang menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan bertransformasi dalam mendukung kelancaran arus logistik nasional, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi regional dan nasional melalui layanan pelabuhan yang modern, efisien, dan berdaya saing.








