• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 14/02/2026 00:31
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Advertorial

Produktivitas Pertanian Terjaga

adminlampostbyadminlampost
14/12/22 - 16:43
in Advertorial
A A

Produktivitas Pertanian Terjaga

Jakarta (Lampost.co)–Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan secara matematis produksi beras dari dalam negeri untuk tahun ini mencukupi, bahkan surplus. Hal itu disampaikan Kepala BPS Margo Yuwono saat rapat de­ngar pendapat bersama Komisi IV DPR RI di Gedung DPR, Jakarta, Rabu, 7 Desember 2022.

“Konsumsi beras nasional setiap bulannya stabil di angka 2,5 juta ton sepanjang tahun sehingga produksi beras nasional masih surplus 1,7 juta ton setiap tahunnya,” ungkap Margo.

Hal itu terlihat dari produksi padi nasional yang memiliki pola tanam dan pola panen relatif sama dari tahun ke tahun.

Menurut dia, produksi beras mencapai puncaknya sebesar 4,5 juta-5,5 juta ton per bulan pada Maret-April serta mencapai produksi terendah 1 juta ton pada Desember dan Januari setiap tahunnya. Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M Habibullah menambahkan secara terperinci berdasarkan data faktual dari pengamatan 6.000 petugas BPS di 229 ribu lebih titik di seluruh Indonesia per Oktober 2022, luas panen beras mencapai 790 ribu hektare (ha).

“Dari angka tersebut, diperkirakan bakal memproduksi 4,21 juta ton gabah kering gi­ling. Dari 4,21 juta ton tersebut, kalau dikonversikan akan menjadi beras 2,43 juta ton,” terang dia, Sabtu, 10 Desember 2022.

Secara total, selama 2022 atau dari Januari-Desember 2022, luas panen beras diperkirakan mencapai 10,53 juta ha. Dari luas panen tersebut, produksi gabah kering giling akan mencapai 55,36 juta ton dan ketika dikonversikan menjadi beras akan setara dengan 31,90 juta ton beras.

“Dari sini, apabila dilihat berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2022, kami perkirakan kalau seandainya konsumsi beras di Indonesia 30,20 juta ton, lalu kita kurangi 31,90 juta ton (produksi beras), maka akan surplus beras 1,70 juta ton selama Januari-Desember 2022,” tuturnya.

Meski surplus, Habibullah menambahkan permasalahan yang terjadi dari sisi surplus produksi beras ialah tidak semua daerah di Indonesia yang mengalaminya. Artinya, surplus beras hanya terjadi pada beberapa wilayah Indonesia.

“Persoalannya sekarang persebaran berasnya saja yang berada hanya di beberapa lokasi, seperti di Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Sumatera Selatan, Aceh, dan Nusa Tenggara Barat,” jelas dia.

Surplus beras tahun ini hanya terjadi pada Maret, April, dan Juni 2022. “Januari-Februari kita defisit. Maret, April, dan Juni ini surplus lantaran memasuki masa panen. Ketika September-November, kita juga negatif karena tidak memasuki masa panen,” tuturnya.

Meski surplus hanya terjadi di tiga bulan itu, Habibullah memastikan surplus beras tersebut dapat dipastikan terjadi secara matematis atau berdasarkan perhitungan BPS. Stok beras aman Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan saat ini pihaknya dengan beberapa daerah melakukan panen raya, salah satunya di kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, membuat stok beras aman sehingga tidak perlu impor.

“Semua sudah panen, semua sudah kelebihan stok (beras), terus pertanyaannya impor untuk apa?” katanya di sela melakukan panen raya padi sawah seluas 4.000 hektare di Desa Gunung Jaya, Kecamatan Ladongi, Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, November lalu. Mentan menyampaikan saat ini hampir seluruh daerah di Indonesia sudah mempunyai stok pangan cukup. Dengan kondisi tersebut, Indonesia tidak perlu impor beras.

“Oleh karena itu, kalau tadi pertanyaannya masih perlukah impor? Saya kira kita enggak, gilalah untuk mengatakan masih perlu impor, sementara panen rakyat, siapa nanti yang beli,” ujar dia.

Ia menerangkan kondisi stok beras yang aman dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri. Meski begitu, ia meng­ajak agar dalam membeli beras petani tidak dipersoalkan jika harganya lumayan mahal. “Dan kalau memang buatan dari Indonesia dari rakyat Indonesia, mungkin agak lebih mahal dikit enggak papa juga, itu kata Presiden. Membantu rakyatlah, kira-kira begitu,” ujar Mentan.

Dia menyampaikan saat ini lumbung beras di Indonesia juga bertambah dari sembilan provinsi kini menjadi 15 provinsi. Mentan juga menyebut Sulawesi Tenggara akan menjadi bagian dari lumbung pangan di kawasan timur Indonesia. Di sisi lain, lanjut Mentan, saat ini daerah sortir atau daerah merah sudah tidak banyak lagi karena hanya ada beberapa daerah di Papua dan Riau. Itu lantaran di Provinsi Riau lebih banyak mengembangkan tanaman sawit dan karet.

“Nah, sekarang daerah sortir kita seperti itu. Daerah kuning­ itu sudah bisa swasembada, tetapi belum berkontribusi, kira-kira ada 10 sampai 11 daerah. Artinya, dia sendiri sudah bisa, tapi belum kontribusi pada surplus kita. Tetapi daerah surplus kita sudah di atas 15 (provinsi), sekarang dari 34 daerah (provinsi),” ungkap Syahrul.

ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Rangkaian kegiatan peringatan Bulan K3 Nasional di Pelindo Regional 2 Panjang dengan senam bersama.

Pelindo Regional 2 Panjang, Peringati Bulan K3 Nasional 2026, Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

byAdi Sunaryo
13/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)- PT Pelabuhan Indonesia (Persero)/ Pelindo Regional 2 Panjang melakukan serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan...

Ramadan Iftar Radisson Lampung

Radisson Lampung Kedaton Hadirkan Paket Iftar Ramadan 2026 dengan Sentuhan Kepedulian

byIsnovan Djamaludin
13/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)–Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada Februari 2026, Radisson Lampung Kedaton menghadirkan program istimewa bertajuk...

Sepeda motor keluaran QJMotor

Perkuat Jaringan Sumatra, QJMOTOR Resmi Buka Dealer 3S di Way Halim Lampung

byIsnovan Djamaludin
13/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)–QJMOTOR terus memperkuat jaringan distribusi nasional melalui peresmian dealer resmi terbarunya di Lampung yang dikelola CV Lima Lima....

Berita Terbaru

Persik vs PSIM
Bola

Drama Empat Gol di Gresik, Persik Kediri dan PSIM Yogyakarta Berbagi Poin

byIsnovan Djamaludin
13/02/2026

Gresik (Lampost.co)—Pertandingan sengit pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 yang mempertemukan Persik Kediri melawan PSIM Yogyakarta berakhir tanpa pemenang. Bertanding...

Read moreDetails
logo BRI Super League

Pesta Gol di Ternate, Malut United Cukur Persijap Jepara 4-0

13/02/2026
Pementasan Hilang Huma(n) Refleksi Ekologis Jelang Ramadan

Pementasan Hilang Huma(n) Refleksi Ekologis Jelang Ramadan

13/02/2026
Ketua MPR RI Dorong UMKM dan Pariwisata Lampung Selatan, Tol Bakter Perkuat Konektivitas

Ketua MPR RI Dorong UMKM dan Pariwisata Lampung Selatan, Tol Bakter Perkuat Konektivitas

13/02/2026
logo BRI Super League

Gol Dramatis Dusan Mijic Selamatkan Persis Solo

13/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.