Bandar Lampung (Lampost.co) – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional. Program rehabilitasi mangrove yang mereka jalankan berhasil meraih penghargaan Platinum Alignment dalam ajang Nusantara CSR Awards 2026.
Ajang penghargaan tersebut digelar oleh La Tofi School of Social Responsibility di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta pada 8 April 2026. Dalam penilaian, PLN UID Lampung meraih skor tinggi, yaitu 89,60 pada kategori Transisi dan Adaptasi Krisis.
Capaian itu menegaskan keseriusan PLN UID Lampung dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan. Program tersebut tidak hanya berjalan secara simbolis, tetapi memberi dampak nyata.
Sejak 2025, PLN UID Lampung menjalankan penanaman mangrove secara konsisten di wilayah pesisir. Program itu menyasar perlindungan lingkungan sekaligus menjawab ancaman perubahan iklim.
Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir. Tanaman itu mampu menahan abrasi, menyerap karbon, dan melindungi habitat laut.
Melalui program ini, PLN juga memperkuat strategi keberlanjutan perusahaan. Langkah itu sejalan dengan target global dalam Sustainable Development Goals, khususnya poin 14 tentang ekosistem laut.
General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut. Ia menilai program itu memiliki dampak luas bagi lingkungan dan masyarakat.
“Kami melihat mangrove sebagai root of energy for sustainability. Program itu menjadi fondasi penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem,” ujarnya.
Ia juga menegaskan program itu tidak hanya fokus pada lingkungan. PLN turut menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan tersebut.
Keberhasilan itu memperkuat posisi PLN UID Lampung sebagai perusahaan yang aktif menjalankan program berkelanjutan. Selain menjaga lingkungan, tetapi juga mendukung pertumbuhan bisnis yang bertanggung jawab.
Ke depan, PLN UID Lampung berkomitmen memperluas program serupa. Perusahaan akan terus menghadirkan inovasi yang adaptif terhadap tantangan global.
Langkah itu diharapkan mampu memberi manfaat jangka panjang. Baik bagi lingkungan, masyarakat, maupun keberlanjutan sektor energi di Indonesia.








