Bandar Lampung (Lampost.co) – Yayasan Siger Language Center (SLC) menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW bersama seluruh siswa, karyawan, dan sensei di Aula SLC, Jumat (16/1/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan nilai-nilai spiritual dan ketakwaan, khususnya dalam menanamkan pemahaman mendalam tentang kewajiban salat lima waktu.
Ketua Yayasan Siger Language Center Dimas Aditya menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj menjadi momentum penting bagi seluruh civitas SLC, terutama bagi siswa yang dipersiapkan untuk bekerja di Jepang.
Baca juga: SLC dan SJC Gelar Karantina KMV Alumni, Matangkan Persiapan Ujian JLPT N4
“Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, kami ingin menanamkan semangat dan konsistensi dalam melaksanakan salat lima waktu, baik bagi karyawan, sensei, maupun siswa kelas SSW dan reguler. Terutama bagi siswa SLC yang nantinya akan bekerja di Jepang, diharapkan tetap menjaga ibadah meskipun berada di lingkungan kerja yang sangat disiplin dan memiliki keterbatasan waktu,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari siswa kelas SSW (pekerja berketerampilan khusus), siswa kelas reguler, karyawan, serta para sensei. Dalam acara tersebut, Yayasan SLC menghadirkan penceramah Ustaz Guntur Ahmad, S.Pd.I., M.Pd., yang menyampaikan tausiah tentang makna Isra Mi’raj dan pentingnya salat sebagai tiang agama.
Dalam tausiahnya, Ustaz Guntur Ahmad menekankan bahwa ibadah, khususnya salat lima waktu, harus menjadi fondasi utama dalam kehidupan, seiring dengan profesionalisme dalam bekerja dan belajar.
“Kisah Isra Mi’raj mengajarkan kita bahwa ibadah adalah tujuan utama hidup manusia. Bekerja dengan profesional itu penting, tetapi jangan sampai melalaikan kewajiban kepada Allah SWT,” tuturnya.
Penguatan Spiritual
Pemilihan Aula SLC sebagai lokasi kegiatan juga memiliki makna tersendiri. Menurut panitia, kegiatan sengaja dilaksanakan di lingkungan belajar agar siswa terbiasa menyeimbangkan antara kewajiban ibadah, disiplin belajar, penguasaan bahasa Jepang, serta pengembangan keterampilan sebagai bekal bekerja di Jepang.
Peringatan Isra Mi’raj ini direncanakan menjadi agenda rutin tahunan Yayasan Siger Language Center dalam rangka memperingati hari-hari besar Islam. Selain sebagai penguatan spiritual, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat kebersamaan antar karyawan, sensei, dan siswa.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme. Yayasan SLC berharap nilai-nilai Isra Mi’raj yang ditanamkan dapat meningkatkan semangat beribadah, profesionalisme kerja, serta daya saing siswa untuk berkarier di Jepang tanpa meninggalkan nilai-nilai keimanan.
Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News








