Keputusan mematenkan status Carrick tidak lepas dari performa impresif dan stabilitas permainan Setan Merah sejak di bawah kendali pria berusia 44 tahun tersebut.
Manchester (Lampost.co)–Manajemen Manchester United akhirnya mengambil keputusan krusial terkait masa depan kursi kepelatihan mereka. Klub raksasa Liga Inggris tersebut bakal mempertahankan Michael Carrick sebagai manajer permanen secara penuh. Pengambilan langkah strategis ini setelah mendapatkan persetujuan dan restu pemilik saham minoritas sekaligus kendali operasional klub, Sir Jim Ratcliffe.
Keputusan mematenkan status Carrick tidak lepas dari performa impresif dan stabilitas permainan yang skuad Setan Merah. MU tampil beda sejak berada di bawah kendali taktis pria berusia 44 tahun tersebut.
Melansir The Athletic, Minggu (17/5/2026), manajemen Manchester United tidak setengah-setengah dalam memberikan kepercayaan kepada mantan gelandang legendaris mereka itu. Setan Merah telah menyiapkan draf kontrak baru. Kontra itu berdurasi dua tahun dengan klausul opsi perpanjangan satu musim tambahan. Dengan demikian Carrick berada di Old Trafford hingga tahun 2029.
Saat ini, proses finalisasi seluruh dokumen kontrak untuk Michael Carrick beserta jajaran staf kepelatihan barunya berada di tingkat manajemen. Dokumen tersebut akan rampung sepenuhnya dalam beberapa hari ke depan.
Rekomendasi kuat untuk mempermanenkan Carrick sendiri muncul setelah jajaran komite eksekutif menggelar rapat internal tertutup pada pekan ini. CEO klub, Omar Berrada, bersama Direktur Olahraga, Jason Wilcox, yang paling vokal mendukung Carrick menakhodai proyek jangka panjang United. Keduanya menilai Carrick sukses mengungguli beberapa kandidat luar yang sempat masuk radar bidikan. Termasuk bos Bournemouth Andoni Iraola dan manajer Aston Villa Unai Emery.
Keputusan jajaran direksi untuk mematenkan status Carrick langsung mendapat sambutan hangat dan respons positif ruang ganti pemain. Para penggawa Setan Merah, mulai dari talenta muda hingga pemain senior, menyuarakan dukungan mutlak mereka secara terbuka di hadapan media.
Gelandang muda masa depan United, Kobbie Mainoo, secara emosional menyatakan loyalitas skuadnya pasca-kemenangan dramatis 3-2 atas Liverpool di kompetisi domestik. “Kami semua (para pemain) sangat menghormatinya dan bersedia tampil habis-habisan hingga ‘mati’ untuknya di atas lapangan hijau,” ujar Mainoo kepada Sky Sports.
Senada dengan Mainoo, gelandang jangkar asal Brasil, Casemiro, juga menegaskan keputusan manajemen menetapkan Carrick sebagai manajer tetap adalah hal yang “sepenuhnya layak” didapatkan sang pelatih atas dedikasinya selama ini.
Kepercayaan mutlak dari ruang ganti tersebut dibayar tuntas Carrick lewat torehan statistik yang luar biasa selama periode transisi atau interimnya musim ini. Di bawah asuhan taktisnya, Manchester United sukses membukukan catatan impresif berupa 10 kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya menelan dua kekalahan.
Sebelum kembali ke pangkuan publik Old Trafford untuk menyelamatkan musim United, Carrick sejatinya telah berhasil membuktikan kapasitas manajerialnya yang matang saat menakhodai klub Championship, Middlesbrough, selama hampir tiga tahun.
Rekam jejak kepemimpinan yang stabil, kemampuan komunikasi yang taktis, serta pemahaman mendalamnya mengenai kultur serta filosofi sepak bola Manchester United menjadi faktor krusial yang menyingkirkan keraguan manajemen. Dengan mandat penuh yang kini berada di genggamannya, harapannya Michael Carrick mampu membangkitkan kembali kejayaan Setan Merah di panggung domestik maupun kancah Eropa.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update