Sempurnakan Gelar Juara, Arsenal Tekuk Crystal Palace 2-1 di Laga Pamungkas Premier League

Hasil positif ini menjadi pesta penutup yang sempurna bagi anak-asuh Mikel Arteta, yang beberapa pekan sebelumnya memang sudah mengunci takhta gelar juara Liga Inggris musim ini.

Editor Isnovan Djamaludin
Senin, 25 Mei 2026 22.43 WIB
Sempurnakan Gelar Juara, Arsenal Tekuk Crystal Palace 2-1 di Laga Pamungkas Premier League
Arsenal menuntaskan musim Liga Inggris 2025/2026 dengan kemenangan 2-1 atas Crystal Palace di Selhurst Park, Minggu (24/5/2026). Foto: X/Arsenal

London (Lampost.co)–Arsenal sukses menuntaskan kampanye luar biasa mereka di kompetisi Premier League musim 2025/2026 dengan catatan manis. Melakoni laga terakhir atau pekan ke-38, The Gunners memetik kemenangan tipis 2-1 saat bertandang ke markas Crystal Palace di Stadion Selhurst Park, Minggu (24/5/2026) malam WIB.

Hasil positif ini menjadi pesta penutup yang sempurna bagi anak-asuh Mikel Arteta, yang beberapa pekan sebelumnya memang sudah mengunci takhta gelar juara Liga Inggris musim ini. Dua gol kemenangan Arsenal di Selhurst Park masing-masing lesakkan dari Gabriel Jesus dan winger lincah Noni Madueke. Sementara The Eagles—julukan Crystal Palace—hanya mampu memperkecil kedudukan melalui gol hiburan Jean-Philippe Mateta di penghujung laga.

Berdasarkan rilis resmi dari laman Premier League, tambahan tiga poin ini membuat Arsenal mengakhiri musim sebagai jawara sah dengan koleksi total 85 poin. Di seberang kubu, kekalahan di kandang sendiri menempatkan Crystal Palace finis di peringkat ke-15 klasemen akhir dengan torehan 45 poin.

Baca juga: Manchester United Hancurkan Brighton 3-0, Bruno Fernandes Pecahkan Rekor Asis Sepanjang Masa Premier League

Dominasi Laskar Merah-Putih di Paruh Pertama

Bertindak sebagai tim tamu dengan status jawara baru, Arsenal sama sekali tidak menurunkan intensitas permainan mereka. Sejak peluit kick-off berbunyi, Meriam London langsung memperagakan skema permainan menyerang yang agresif.

Laga baru berjalan tiga menit ketika Gabriel Jesus nyaris membuka keunggulan. Sayang eksekusi tembakan kerasnya masih membentur tiang gawang Dean Henderson.

Penyerang tajam asal Brasil itu kembali mendapatkan peluang emas pada menit ke-11 saat lolos dari jebakan offside dan berhadapan satu lawan satu dengan Henderson. Namun, kiper Crystal Palace tersebut tampil gemilang dengan melakukan blok krusial.

Palace bukan tanpa perlawanan. Skuad asuhan Oliver Glasner sempat memberikan ancaman nyata pada menit ke-14 lewat sundulan terarah Daniel Munoz. Beruntung bagi Arsenal, Kepa Arrizabalaga yang mengawal mistar gawang tampil sigap dengan melakukan penyelamatan heroik.

Arsenal terus mendikte jalannya pertandingan lewat penguasaan bola (ball possession) yang dominan, walau sempat frustrasi oleh rapatnya barisan pertahanan rendah yang tuan rumah terapkan. Kebuntuan tim tamu akhirnya resmi pecah pada menit ke-42. Berawal dari visi jenius Gabriel Martinelli yang mengirimkan umpan terobosan matang, Gabriel Jesus dengan dingin mengecoh kiper lawan untuk membawa Arsenal unggul 1-0 hingga turun minum.

Gol Cepat Madueke dan Modal Menuju Final UCL

Memasuki interval babak kedua, Arsenal langsung tancap gas demi menggandakan keunggulan. Taktik ini membuahkan hasil instan tepat pada menit ke-48.

Berawal dari situasi sepak pojok, Kai Havertz yang baru masuk di awal babak kedua memenangi duel udara dan mengirimkan umpan sundulan ke tiang jauh. Bola langsung Noni Madueke sambar tanpa mampu dihalau lini belakang Palace. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan nyaman sang juara.

Setelah unggul dua gol, Arsenal mulai menurunkan tempo permainan guna menjaga kebugaran fisik pemain. Alur bola lebih banyak bergulir di lini tengah secara taktis. Kondisi ini membuat Crystal Palace kesulitan mengembangkan permainan dan keluar dari tekanan.

Jelang laga berakhir, tepatnya pada menit ke-89, publik tuan rumah sempat bersorak setelah Jean-Philippe Mateta sukses memperkecil ketinggalan menjadi 1-2 melalui sundulan tajam yang gagal Kepa Arrizabalaga jangkau. Namun, gol telat tersebut tidak cukup untuk menggagalkan kemenangan tim tamu. Arsenal sukses mempertahankan keunggulan hingga wasit meniup peluit panjang.

Kemenangan ini menjadi modal psikologis yang sangat krusial sekaligus suntikan motivasi luar biasa bagi skuad London Utara. Pasalnya, setelah menyegel trofi domestik ini, Arsenal akan langsung mengalihkan fokus penuh mereka untuk menghadapi partai paling akbar musim ini, yaitu laga final UEFA Champions League 2025/2026 melawan raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG).

Susunan Pemain:

Crystal Palace (3-4-2-1): Dean Henderson (PG); Joel Clyne, Jefferson Lerma, Chadi Riad; Daniel Munoz (Igor Pino 46′), Hughes, Daichi Kamada (Adam Wharton 46’ / Evann Guessand 62’), Cardines; Ismaïla Sarr (Tyrick Mitchell 46′), Devenny; Jørgen Strand Larsen.

Pelatih: Oliver Glasner.

Arsenal (4-2-3-1): Kepa Arrizabalaga (PG); Cristhian Mosquera, Christian Norgaard (Kai Havertz 46′), Piero Hincapie, Riccardo Calafiori (Gabriel Magalhães 46′); Martin Zubimendi, Myles Lewis-Skelly, Max Dowman (Mikel Merino 62′); Noni Madueke, Gabriel Martinelli, Gabriel Jesus.

Pelatih: Mikel Arteta.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI