Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.20 WIB ini sempat mengejutkan warga dan pengguna jalan yang melintas.
Bandar Lampung (Lampost.co) — Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda Bandar Lampung, Rabu, 29 April 2026 siang, mengakibatkan sebuah pohon besar di Jalan Way Rarem, Pahoman, tumbang.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.20 WIB ini sempat mengejutkan warga dan pengguna jalan yang melintas.
Batang pohon yang berukuran cukup besar tersebut jatuh melintang di tengah jalan, sehingga menutup akses kendaraan dari kedua arah.
Baca Juga:
Bandar Lampung Dikepung Cuaca Ekstrem, 50 Pohon Tumbang
Menurut keterangan Hendri selaku lurah Pahoman, angin bertiup sangat kencang sesaat sebelum pohon tersebut roboh.
Beruntung, saat kejadian kondisi jalan sedang tidak terlalu padat sehingga tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun kendaraan yang tertimpa.
“Tadi siang jam 12.20 WIB anginnya memang kencang sekali, ada putaran angin. Sehingga terdengar suara kayu patah dan pohon yang sudah berumur 40 tahun ini langsung ambruk ke jalan,” ujar Hendri.
Tim gabungan pamong setempat, yakni BPBD dan Pol PP Bandar Lampung telah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi menggunakan gergaji mesin.
Selain batang pohon, petugas juga membersihkan ranting-ranting yang sempat mengenai kabel listrik di area tersebut.
“Tim gabungan sudah kita kerahkan untuk mengatasi pohon tumbang ini agar jalan kembali normal dan bisa dilalui,” tambahnya.
PLN juga ikut turun langsung ke lokasi untuk memulihkan akses listrik yang terputus akibat pohon tumbang tersebut.
“Kami dapat kabar pohon tumbang mengenai kabel listrik hingga terputus. Maka dari itu kami langsung turun ke lapangan untuk memulihkan arus listrik yang terputus di area ini,” ujar Rusdi, anggota lapangan PLN Tanjungkarang.
Masyarakat juga diingatkan untuk tetap waspada saat berkendara di tengah cuaca ekstrem. Terutama saat melintasi jalur yang memiliki banyak pohon besar yang rawan tumbang.
(Fauzan Al Djabar/Magang)
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update