Bandar Lampung (Lampost.co) — Dua atlet renang muda asal Kabupaten Tanggamus kembali mengharumkan daerahnya pada ajang Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan Seluruh Indonesia (KRAPSI) Babinsa 21 Cup 2025. Kejuaraan itu digelar di Kolam Renang Pahoman, Bandar Lampung, Jumat (19/12/2025).
Kedua atlet tersebut adalah Anggara Jyana Putra dan M. Gibran Wijaya, yang memperkuat Rumah Batu Swimming Club (RBSC) Pekon Kusa, Kecamatan Kotaagung. Meski bersaing dengan ribuan perenang dari berbagai daerah, keduanya mampu menunjukkan performa kompetitif dan meraih podium.
Anggara Jyana Putra tampil impresif di Kelompok Umur (KU) II dengan menyabet juara III nomor gaya bebas 100 meter dan juara III nomor gaya punggung 100 meter. Sementara itu, M. Gibran Wijaya yang turun di KU III berhasil meraih juara III nomor gaya punggung 100 meter.
Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi pembinaan atlet usia muda oleh RBSC, sekaligus menunjukkan potensi besar perenang Tanggamus di level nasional.
1.900 Atlet
Kejuaraan KRAPSI Babinsa 21 Cup sendiri diikuti sekitar 1.900 atlet renang dari berbagai klub dan daerah di Indonesia. Ajang ini mempertandingkan 1.711 nomor perorangan dan 11 nomor estafet. Total, ada 2.549 nomor perlombaan yang diperebutkan.
Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, menyampaikan harapannya agar kejuaraan ini menjadi wadah lahirnya atlet-atlet renang berprestasi nasional.
Menurut Kristomei, kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana menanamkan nilai-nilai perjuangan dan sportivitas. “KRAPSI Babinsa 21 Cup digelar dalam rangka memperingati Hari Juang TNI Angkatan Darat Tahun 2025,” kata Pangdam saat membuka acara pada Jumat, 19 Desember 2025.
Ia menegaskan bahwa olahraga dan semangat juang memiliki keterkaitan erat. Setiap lintasan renang, kata dia, merupakan simbol perjuangan, ketekunan, dan tekad pantang menyerah generasi muda bangsa.
Komitmen
Dalam kejuaraan ini dipertandingkan berbagai kategori, mulai dari championship, kelompok umur (KU), hingga master, dengan nomor gaya bebas, gaya punggung, gaya dada, gaya kupu-kupu, serta estafet.
Kristomei juga menekankan komitmen TNI AD dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui olahraga.
“Dari dunia olahraga, akan muncul disiplin, mental tangguh, serta karakter kebangsaan yang kuat,” kata mantan Dandim Tanggamus itu.
RBSC
Sementara itu, Rumah Batu Swimming Club (RBSC) terus mencuri perhatian sebagai salah satu pusat pembinaan renang yang berkembang pesat di Tanggamus. Klub yang berdiri di atas lahan sekitar 2.700 meter persegi di Pekon Kusa, Kecamatan Kotaagung, ini tidak hanya fokus pada pembinaan prestasi atlet, tetapi juga menjaga kualitas sarana latihan, termasuk standar kualitas air kolam yang terukur.
Prestasi yang diraih Anggara dan Gibran menjadi motivasi tambahan bagi RBSC. Ini mendorong mereka untuk terus mencetak atlet-atlet muda berdaya saing. Sekaligus memperkuat kontribusi Tanggamus dalam dunia olahraga renang nasional.








