IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 03/04/2026 05:01
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Purbaya Jujur Soal Pertumbuhan Ekonomi 2025: Tak Capai Target, Tapi Ada Sinyal Bangkit

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,11 persen sepanjang 2025. Pada kuartal IV 2025, pertumbuhan mencapai 5,39 persen secara tahunan.

EffranbyEffran
08/02/26 - 02:04
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui pertumbuhan ekonomi 2025 belum sesuai target pribadinya. Namun, ia menilai capaian tersebut tetap menunjukkan perbaikan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,11 persen sepanjang 2025. Pada kuartal IV 2025, pertumbuhan mencapai 5,39 persen secara tahunan. Dia sebelumnya menargetkan pertumbuhan di kisaran 5,6 hingga 5,7 persen dan target tersebut belum tercapai.

“Ini lebih rendah dari janji saya. Saya maunya 5,6 atau 5,7 persen,” ujar Purbaya di Tangerang.

Meski begitu, ia tetap mengapresiasi capaian pertumbuhan tahun lalu. Menurutnya, ekonomi nasional bergerak ke arah yang lebih baik. “Tapi, jujur saja, lumayan. Kita masih tumbuh 5,1 persen,” ucapnya.

Dia menilai pertumbuhan tersebut lebih tinggi daripada lima tahun terakhir. Dalam periode itu, ekonomi Indonesia bergerak di kisaran 4 hingga 5 persen.

“Sekarang 5,39 persen di kuartal empat. Itu tertinggi dalam beberapa tahun terakhir,” jelasnya.

Ia menyebut kondisi itu sebagai sinyal awal pembalikan ekonomi nasional. Pemerintah pun perlu menjaga momentum tersebut.

Untuk mendorong pertumbuhan lebih tinggi berencana aktif mendatangi kementerian dan lembaga. Ia ingin memastikan belanja negara tepat sasaran.

“Saya akan lebih sering keliling kementerian supaya belanjanya benar-benar efektif,” ungkapnya.

Ia juga menekankan percepatan penyelesaian hambatan usaha. Pemerintah akan mengaktifkan forum debottlenecking agar kendala bisnis cepat teratasi. “Kami ingin semua hambatan ekonomi segera hilang,” ujarnya.

Purbaya bahkan menargetkan pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026 mendekati 6 persen. Ia optimistis peluang tersebut masih terbuka. “Ini baru masuk bulan kedua. Masih ada waktu untuk dorong ke enam persen,” ujarnya.

Pertumbuhan Indonesia Kompetitif

Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyebut pertumbuhan 2025 lebih tinggi daripada 2024. Tahun sebelumnya ekonomi tumbuh 5,03 persen. “Sepanjang 2025, ekonomi Indonesia tumbuh 5,11 persen,” kata Amalia.

Pertumbuhan Indonesia itu masih kompetitif daripada negara mitra dagang, seperti China tumbuh 5 persen dan Singapura 4,8 persen. Malaysia mencatat pertumbuhan 4,9 persen. Filipina tumbuh 4,4 persen dan Korea Selatan hanya 1 persen.

Pada kuartal IV 2025, ekonomi Indonesia tumbuh 0,86 persen secara kuartalan. Secara tahunan, pertumbuhannya tercatat 5,39 persen.

BPS mencatat lima sektor utama menjadi penopang pertumbuhan. Sektor tersebut mencakup industri pengolahan, perdagangan, pertanian, konstruksi, dan pertambangan.

Industri pengolahan tumbuh 5,4 persen. Perdagangan naik 6,07 persen dan pertanian tumbuh 5,14 persen. Sektor konstruksi tumbuh 3,89 persen. Sementara itu, pertambangan masih mengalami kontraksi 1,31 persen.

Tags: data bps 2025ekonomi indonesia kuartal iv 2025pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025Purbaya Yudhi Sadewasektor ekonomi indonesiatarget pertumbuhan ekonomi
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Gedung BPS di Jakarta. ANTARA//Dewa Wiguna

Tingkat Hunian Kamar Hotel Berbintang Turun 6,34 Poin

byRicky Marlyand1 others
02/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Lampung...

Penumpang Kereta Api Masih Terbanyak Capai 74.979 Orang

Penumpang Kereta Api Masih Terbanyak Capai 74.979 Orang

byRicky Marlyand1 others
02/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat, kereta api masih menjadi moda transportasi dengan jumlah penumpang...

Ilustrasi Kripto. Dok/Antara

Tokocrypto Siapkan Inovasi dan Ekspansi Akses

byAdi Sunaryoand1 others
02/04/2026

Jakarta (Lampost.co)– Di tengah perlambatan transaksi aset kripto awal 2026, pelaku industri mulai menggenjot inovasi untuk menjaga minat pasar. Salah...

Berita Terbaru

Akses Jalan RA Basyid Ditutup, Warga Mulai Cari Jalur Alternatif
Lampung

Akses Jalan RA Basyid Ditutup, Warga Mulai Cari Jalur Alternatif

byRicky Marly
03/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Rencana penutupan akses di Jalan RA Basyid, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, mulai berdampak pada...

Read moreDetails
​Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol. Alfret Jacob Tilukay menyampaikan ekspos kasus kriminal. Dok Polresta

Modus Tawarkan Pijat, Pelaku Curanmor di Bengkel Langkapura Diringkus

02/04/2026
Jalan RA Basyid Rusak, Akses Jalan Ditutup Sementara

Jalan RA Basyid Rusak, Akses Jalan Ditutup Sementara

02/04/2026
Tim gabungan Satreskrim Polresta Bandar Lampung dan Polsek Tanjung Karang Barat berhasil meringkus dua pelaku curanmor yang kerap beraksi di wilayah Bandar Lampung. Dok Polresta

Dua Pelaku Curanmor Terancam Pidana 9 Tahun Penjara

02/04/2026
Tim gabungan Satreskrim Polresta Bandar Lampung dan Polsek Tanjung Karang Barat berhasil meringkus dua pelaku curanmor yang kerap beraksi di wilayah Bandar Lampung. Dok Polresta

Komplotan Curanmor Asal Lampung Tengah Sudah Gasak Motor di 11 Lokasi

02/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.