• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 12/02/2026 00:19
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Purbaya Jujur Soal Pertumbuhan Ekonomi 2025: Tak Capai Target, Tapi Ada Sinyal Bangkit

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,11 persen sepanjang 2025. Pada kuartal IV 2025, pertumbuhan mencapai 5,39 persen secara tahunan.

EffranbyEffran
08/02/26 - 02:04
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama

Jakarta (Lampost.co) — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui pertumbuhan ekonomi 2025 belum sesuai target pribadinya. Namun, ia menilai capaian tersebut tetap menunjukkan perbaikan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,11 persen sepanjang 2025. Pada kuartal IV 2025, pertumbuhan mencapai 5,39 persen secara tahunan. Dia sebelumnya menargetkan pertumbuhan di kisaran 5,6 hingga 5,7 persen dan target tersebut belum tercapai.

“Ini lebih rendah dari janji saya. Saya maunya 5,6 atau 5,7 persen,” ujar Purbaya di Tangerang.

Meski begitu, ia tetap mengapresiasi capaian pertumbuhan tahun lalu. Menurutnya, ekonomi nasional bergerak ke arah yang lebih baik. “Tapi, jujur saja, lumayan. Kita masih tumbuh 5,1 persen,” ucapnya.

Dia menilai pertumbuhan tersebut lebih tinggi daripada lima tahun terakhir. Dalam periode itu, ekonomi Indonesia bergerak di kisaran 4 hingga 5 persen.

“Sekarang 5,39 persen di kuartal empat. Itu tertinggi dalam beberapa tahun terakhir,” jelasnya.

Ia menyebut kondisi itu sebagai sinyal awal pembalikan ekonomi nasional. Pemerintah pun perlu menjaga momentum tersebut.

Untuk mendorong pertumbuhan lebih tinggi berencana aktif mendatangi kementerian dan lembaga. Ia ingin memastikan belanja negara tepat sasaran.

“Saya akan lebih sering keliling kementerian supaya belanjanya benar-benar efektif,” ungkapnya.

Ia juga menekankan percepatan penyelesaian hambatan usaha. Pemerintah akan mengaktifkan forum debottlenecking agar kendala bisnis cepat teratasi. “Kami ingin semua hambatan ekonomi segera hilang,” ujarnya.

Purbaya bahkan menargetkan pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026 mendekati 6 persen. Ia optimistis peluang tersebut masih terbuka. “Ini baru masuk bulan kedua. Masih ada waktu untuk dorong ke enam persen,” ujarnya.

Pertumbuhan Indonesia Kompetitif

Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyebut pertumbuhan 2025 lebih tinggi daripada 2024. Tahun sebelumnya ekonomi tumbuh 5,03 persen. “Sepanjang 2025, ekonomi Indonesia tumbuh 5,11 persen,” kata Amalia.

Pertumbuhan Indonesia itu masih kompetitif daripada negara mitra dagang, seperti China tumbuh 5 persen dan Singapura 4,8 persen. Malaysia mencatat pertumbuhan 4,9 persen. Filipina tumbuh 4,4 persen dan Korea Selatan hanya 1 persen.

Pada kuartal IV 2025, ekonomi Indonesia tumbuh 0,86 persen secara kuartalan. Secara tahunan, pertumbuhannya tercatat 5,39 persen.

BPS mencatat lima sektor utama menjadi penopang pertumbuhan. Sektor tersebut mencakup industri pengolahan, perdagangan, pertanian, konstruksi, dan pertambangan.

Industri pengolahan tumbuh 5,4 persen. Perdagangan naik 6,07 persen dan pertanian tumbuh 5,14 persen. Sektor konstruksi tumbuh 3,89 persen. Sementara itu, pertambangan masih mengalami kontraksi 1,31 persen.

Tags: data bps 2025ekonomi indonesia kuartal iv 2025pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025Purbaya Yudhi Sadewasektor ekonomi indonesiatarget pertumbuhan ekonomi
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pembinaan Peternak Sapi Lokal untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Pembinaan Peternak Sapi Lokal untuk Perkuat Ketahanan Pangan

byMustaan
11/02/2026

Lampung Selatan (Lampost.co) — Penguatan ketahanan pangan berbasis protein hewani terus begerak di Lampung. Salah satunya PT Juang Jaya Abdi...

Suasana Pasar Rabu yang berlokasi di Kampung Baru, Jalan Bumi Manti I, Kecamatan Labuhanratu, Kampungbaru, Bandar Lampung, baru-baru ini. Pasar tersebut beroperasi setiap Rabu sore. (LAMPUNG POST/INTAN)

Amankan Stok Pangan Ramadan, BI dan TPID Lampung Perkuat Distribusi

byDelima Napitupulu
11/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Menjelang siklus peningkatan konsumsi pada periode Ramadan dan Idulfitri 1447 H, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Provinsi Lampung...

Ilustrasi

Defisit 3 Persen Harga Mati, Kemenkeu Bidik Rasio Utang Stabil 40%

byDelima Napitupuluand1 others
11/02/2026

Jakarta (lampost.co)--Kementerian Keuangan komit menjaga disiplin fiskal di tengah kondisi ekonomi global. Wamenkeu, Juda Agung, memastikan pemerintah akan mempertahankan rasio...

Berita Terbaru

Bangun Ekosistem Perlindungan yang Tepat untuk Cegah Ragam Kekerasan terhadap Anak
Humaniora

Tingkatkan Keamanan Pangan Demi Wujudkan Kualitas SDM yang Lebih Baik

byRicky Marlyand1 others
11/02/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Peningkatan keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang...

Read moreDetails
Pemprov Lampung Tak Wajibkan ASN Ikut Penerbangan Perdana ke Kuala Lumpur

Pemprov Lampung Tak Wajibkan ASN Ikut Penerbangan Perdana ke Kuala Lumpur

11/02/2026
08OLAHRAGA-FA1 (foto pendamping HL)-11FEB

Persib Takluk 0-3 dari Ratchaburi di Leg Pertama 16 Besar ACL 2

11/02/2026
Gubernur Jateng1

Backlog Perumahan Jawa Tengah Berkurang 274 Ribu Unit pada 2025

11/02/2026
Korlantas Polri Cek Jalur dan Titik Posko Mudik di Bandar Lampung

Korlantas Polri Cek Jalur dan Titik Posko Mudik di Bandar Lampung

11/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.