Jakarta (Lampost.co)–Kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan, yang tewas dengan kepala terbungkus lakban di kamar kosnya, di kawasan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, masih dalam penyelidikan.
Penyidik Polda Metro Jaya kini tengah mempelajari berkas penyelidikan kasus kematian Arya. Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Karyoto mengatakan pihaknya akan mengkaji alat bukti secara komprehensif.
“Tidak sekadar dari satu (alat bukti) kemudian kami menyimpulkan. Semua kami pelajari dulu,” ujar dia. Karyoto menyatakan pihaknya sudah sering menangani kasus dengan kompleksitas seperti kematian Arya.
Baca Juga: Keluarga Desak Polres Tulang Bawang Tangkap Pelaku Pencabulan dan Pembunuhan
Ia memastikan penyidik segera mendalami berkas dan bukti forensik yang ada. Termasuk data digital untuk mengetahui dengan siapa Daru berkomunikasi di masa-masa terakhir hidupnya. Dia mengestimasi perlu waktu sekitar sepekan bagi penyelidik untuk membuat kesimpulan dari kematian diplomat itu.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan mendalam atas kematian Arya Daru. “Tentunya diminta atau tidak, Polri akan melakukan penyelidikan mendalam,” kata Kapolri, 10 Juli 2025.
Listyo meminta agar jajarannya segera mengumpulkan bukti-bukti kuat dan bergerak secara optimal. Pasalnya, kata dia, publik telah menunggu hasil utuh dari penyelidikan.
Rekaman CCTV
Selain itu, terdapat rekaman CCTV terbaru dari lokasi penemuan jenazah diplomat Arya di Gondangdia International Guest House.
Dalam rekaman berdurasi satu menit yang terekam pada Rabu (9/7) pukul 00.27 WIB, terlihat momen seorang pria mondar-mandir di depan kamar nomor 105, kamar yang Arya tempati sebelum ditemukan tewas.
Pria itu tampak mengenakan sarung dan baju yang hanya ditaruh di bahu, tidak dikenakan sepenuhnya. Ia terlihat berjalan dari arah dalam kosan menuju akses pintu masuk, dan sempat menoleh ke arah jendela samping kamar Arya.
Dalam video itu, pria itu terlihat memegang ponsel dan tampak seperti sedang menelepon seseorang. Sesampainya di ujung, pria tersebut kemudian kembali ke arah kamar Arya lalu melewatinya.
Namun, dia kemudian kembali muncul dalam rekaman CCTV berdiri di depan pintu Arya. Masih sambil memegang ponsel di dekat telinganya.
Belum diketahui identitas pria maupun kegiatan yang dilakukannya tesebut. Informasi dari kepolisian, orang itu merupakan penjaga kos. Belum ada keterangan dari penjaga kos tersebut.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus kematian Arya Daru Pangayunan, termasuk menelusuri sejumlah bukti, saksi, dan rekaman CCTV yang berkaitan.







