Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini awas banjir wilayah Kabupaten Lampung Utara. Hal tersebut akibat intensitas curah hujan yang tinggi mengguyur wilayah tersebut.
“Peringatan dini banjir Kabupaten Lampung Utara, Rabu, 3 Desember 2025 dengan status awas. Monitoring curah hujan: 71.4 mm (18.35 WIB),” himbau Prakirawan BMKG Lampung dalam siarannya.
Sementara hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi pada wilayah Kabupaten Lampung Utara telah menyebabkan peningkatan signifikan debit air permukaan. Kondisi ini meningkatkan risiko banjir meluas, terutama pada area permukiman, kawasan rendah, sepanjang aliran sungai, serta lokasi dengan sistem drainase terbatas.
Kemudian status awas berlaku sebagai langkah antisipatif mengingat potensi bahaya yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Bahkan menimbulkan ancaman keselamatan.
“Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan:
Kota Bumi, Kotabumi Selatan, Abung Selatan dan sekitarnya,” himbau BMKG.
Selanjutnya ada beberapa dampak yang berpotensi terjadi. Pertama, banjir meluas hingga ke area permukiman, pertanian, dan fasilitas umum. Kedua, sungai meluap dan menimbulkan arus deras yang berbahaya bantaran sungai.
Ketiga, banjir bandang berpotensi terjadi pada wilayah hulu dan lembah curam. Keempat, longsor besar dan aliran lumpur dapat memperburuk dampak banjir pada lereng dan kaki bukit
Kemudian BMKG memberikan beberapa himbauan untuk masyarakat Kabupaten Lampung Utara. Pertama, segera menjauh dari bantaran sungai dan daerah rawan banjir. Kedua, patuhi arahan aparat setempat bila diminta mengungsi.
Ketiga, hindari melintasi jalan tergenang atau arus air deras. Keempat, utamakan keselamatan diri dan keluarga serta terus pantau informasi resmi BMKG
“Tetap utamakan keselamatan, kesiapsiagaan dapat mengurangi risiko saat kondisi cuaca tidak stabil,” himbaunya.








