Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini. Waspada dampak hujan wilayah Kabupaten Pringsewu.
“Peringatan dini dampak hujan sedang – lebat Kabupaten Pringsewu, Selasa, 17 Februari 2026 dengan status waspada. Monitoring curah hujan: 30.6 mm (20.40 WIB),” tulis Prakirawan BMKG dalam siarannya.
Kemudian hujan dengan intensitas sedang yang terjadi pada wilayah Kabupaten Pringsewu berpotensi meningkatkan debit air permukaan. Kondisi ini dapat memicu terjadinya genangan sejumlah wilayah rawan. Khususnya daerah dataran rendah, sekitar aliran sungai kecil, serta kawasan dengan sistem drainase yang kurang optimal.
“Status waspada berlaku sebagai langkah antisipasi terhadap potensi dampak hidrometeorologi yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.” himbau BMKG dalam siarannya.
Sementara ada beberapa wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan. Kecamatan yang berpotensi terdampak Sukoharjo, Gading Rejo, Pringsewu, Ambarawa dan sekitarnya.
Selanjutnya dampak yang berpotensi terjadi meliputi genangan area rendah, peningkatan debit sungai, jalan licin & jarak pandang menurun. Kemudian potensi aliran permukaan meningkat.
Kemudian BMKG memberikan beberapa himbauan untuk masyarakat Kabupaten Pringsewu. Hindari area rendah saat hujan, periksa saluran air sekitar rumah, waspadai peningkatan debit sungai, pantau informasi resmi BMKG.
“Tetap waspada dan utamakan keselamatan. Kewaspadaan sejak dini membantu mengurangi risiko dampak banjir,” katanya.








