Bandar Lampung (lampost.co)–Momentum libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 memicu peningkatan signifikan arus kendaraan di sepanjang koridor Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). PT Hutama Karya (Persero) mencatat total trafik harian di seluruh ruas yang beroperasi menembus angka 120.944 kendaraan, atau melonjak 21,34 persen dibandingkan hari normal.
Executive Vice President (EVP) PT Hutama Karya, Mardiansyah, menjelaskan bahwa kenaikan ini bersumber dari tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan long weekend untuk perjalanan antarkota maupun aktivitas ekonomi.
“Pergerakan kendaraan di koridor Lampung hingga Sumatera Selatan meningkat tajam. Kami terus memantau arus lalu lintas secara berkelanjutan demi menjamin kelancaran pengguna jalan,” ujar Mardiansyah, Senin, 16 Februari 2026.
Data Lonjakan Kendaraan per Ruas
Beberapa ruas mencatatkan persentase kenaikan yang sangat kontras dibandingkan lalu lintas reguler:
| Ruas Tol | Jumlah Kendaraan | Kenaikan (%) |
| Sigli–Banda Aceh (Seksi 2–6) | 7.831 unit | +83,18% |
| Betung–Tempino–Jambi | 9.131 unit | +42,76% |
| Palembang–Indralaya–Prabumulih | 12.579 unit | +19,90% |
| Terbanggi Besar–Kayu Agung (Terpeka) | 15.960 unit | +16,39% |
Kesiagaan Petugas
Manajemen Hutama Karya memfokuskan pengawasan pada titik-titik rawan kepadatan. Langkah antisipasi meliputi optimalisasi gardu tol dan pengerahan petugas tambahan di lapangan guna menghindari antrean panjang pada gerbang tol.
Hutama Karya turut mengimbau para pengguna jalan untuk memperhatikan beberapa poin krusial sebelum berkendara:
-
Rencanakan perjalanan dengan matang dan cek kecukupan saldo kartu uang elektronik.
-
Patuhi batas kecepatan dan jaga jarak aman antar kendaraan.
-
Manfaatkan Rest Area untuk beristirahat jika merasa lelah atau mengantuk.
Tren peningkatan ini kembali menegaskan peran strategis JTTS dalam menopang konektivitas wilayah Sumatera sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat selama hari libur nasional.








