Bandar Lampung (Lampost.co) – Arus mudik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) diperkirakan terjadi lebih cepat dari tahun sebelumnya. Lonjakan kendaraan bisa terjadi mulai 13 hingga 15 Maret 2026.
PT Hutama Karya menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi peningkatan lalu lintas tersebut. Perusahaan membuka beberapa ruas tol fungsional serta memberikan potongan tarif tol bagi para pemudik.
Langkah itu bisa menjaga kelancaran perjalanan masyarakat yang melintasi jaringan Tol Trans Sumatera selama musim mudik.
Arus Mudik Diprediksi Lebih Cepat
Direktur Operasi III PT Hutama Karya (Persero), Iwan Hermawan, menyampaikan arus mudik tahun itu kemungkinan datang lebih awal.
Perubahan pola perjalanan terjadi karena kebijakan work from anywhere atau WFA. Banyak masyarakat memilih pulang kampung sebelum masa kerja fleksibel tersebut dimulai.
“Pergerakan kendaraan diperkirakan meningkat lebih cepat. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 13 sampai 15 Maret,” ujar Iwan.
Pada periode tersebut, jumlah kendaraan yang melintas diperkirakan mencapai 97.800 kendaraan per hari. Angka itu meningkat sekitar 22 persen daripada kondisi normal.
Puncak Arus Balik Diprediksi Akhir Maret
Selain itu, lonjakan besar saat arus balik Lebaran kemungkinan terjadi pada 24 dan 28 Maret 2026.
Jumlah kendaraan yang melintas pada periode tersebut mencapai 147.943 unit. Angka itu meningkat sekitar 107 persen dibandingkan hari biasa.
Lonjakan tersebut terutama terjadi pada ruas tol yang menghubungkan wilayah Sumatera bagian selatan dan tengah.
Tol Fungsional Mendukung Kelancaran Mudik
Untuk mengurai kepadatan kendaraan, Hutama Karya membuka beberapa ruas tol fungsional selama periode mudik.
Di wilayah Sumatera Selatan, perusahaan membuka ruas Kramasan hingga Pangkalan Balai pada Tol Palembang–Betung.
Ruas itu beroperasi secara terbatas mulai 13 hingga 29 Maret 2026. Jam operasionalnya berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB. Di wilayah utara Sumatera juga membuka ruas tol fungsional Seulimeum hingga Padang Tiji di Aceh.
Ruas tersebut beroperasi penuh selama 24 jam untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat. “Semua ruas tol dibuka dua jalur agar kendaraan tetap dapat melintas dengan lancar,” jelas Iwan.
Jika terdapat bagian yang belum selesai, petugas akan mengarahkan kendaraan melalui jalur alternatif yang telah disiapkan.
Diskon Tarif Tol 30 Persen untuk Pemudik
Pihaknya juga memberikan potongan tarif tol 30 persen selama periode mudik Lebaran. Diskon tersebut berlaku selama empat hari pada masa arus mudik dan arus balik.
Potongan tarif untuk arus mudik berlaku pada 15 hingga 16 Maret 2026. Sementara diskon untuk arus balik berlaku pada 26 hingga 27 Maret 2026. Program itu bertujuan mendorong distribusi perjalanan agar tidak menumpuk pada satu hari tertentu.
Enam Ruas Tol Dapat Diskon
Potongan tarif 30 persen berlaku di enam ruas tol yang dikelola Hutama Karya. Ruas tersebut meliputi Terbanggi Besar – Kayu Agung, Indralaya – Prabumulih, Pekanbaru – Dumai, Pekanbaru – Bangkinang – Koto Kampar, Indrapura – Kisaran, serta Sigli – Banda Aceh.
Hutama Karya memperkirakan volume kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera meningkat signifikan selama musim mudik.








