Kalianda (lampost.co)–Bandara Internasional Radin Inten II Lampung memastikan kesiapan armada udara dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2026. Sebanyak 64 pergerakan pesawat tambahan oleh berbagai maskapai guna mengakomodasi tingginya permintaan tiket dari masyarakat selama periode angkutan hari raya.
General Manager Bandara Radin Inten II, Kiki Eprina Arieanti, menjelaskan bahwa langkah ini respons atas prediksi kenaikan jumlah pengguna jasa transportasi udara sebesar 5,67 persen. Berdasarkan data proyeksi, total penumpang menyentuh angka 81.797 orang, meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah 77.160 orang.
“Penerbangan ekstra ini merupakan strategi kami untuk memenuhi kebutuhan mobilitas warga. Layanan tambahan tersebut mulai dioperasikan sejak 13 Maret hingga penutupan Posko Lebaran pada 30 Maret 2026,” tutur Kiki saat ditemui di bandara, Selasa, 17 Maret 2026.
Dalam kondisi normal, Bandara Radin Inten II rata-rata melayani 21 pergerakan pesawat setiap harinya. Namun, dengan mulainya operasional Posko Lebaran 2026, frekuensi penerbangan melonjak menjadi 30 pergerakan pesawat per hari.
Pihak pengelola memastikan bahwa penambahan jadwal terbang ini masih berada dalam batas kapasitas operasional harian bandara. Sehingga aspek keselamatan dan pengaturan lalu lintas udara tetap terjaga dengan baik.
Komitmen Kenyamanan
Guna menjamin kelancaran di area terminal, manajemen bandara telah mempererat koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait. Mengingat kondisi bandara yang mulai padat oleh arus kedatangan dan keberangkatan dalam beberapa hari terakhir, pengawasan intensif di titik-titik layanan penumpang.
Dukungan ekstra dari maskapai memberikan pengalaman perjalanan yang lebih fleksibel, aman, dan nyaman bagi warga Lampung yang hendak mudik melalui jalur udara. (ANT)








