Kepala Perwakilan BI Lampung, Bimo Epyanto, mengatakan penguatan permintaan domestik dan kinerja sektor unggulan masih menjadi penopang utama. Ia menilai sektor primer tetap solid berkat sinergi program pertanian antara pemerintah pusat dan daerah.
“Sinergi intensifikasi pertanian menjadi fondasi penting yang menjaga stabilitas sektor primer,” ujar Bimo saat Bincang Literasi bersama mitra media, Rabu, 6 Mei 2026.
Selain pertanian, kehutanan, dan perikanan, BI juga mencatat peningkatan kinerja pada sektor industri pengolahan serta perdagangan besar dan eceran. Kondisi ini memperkuat optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Tiga Strategi Akselerasi
Untuk menjaga momentum tersebut, BI Lampung menyiapkan tiga langkah utama. Pertama, memperkuat sektor primer sekaligus menjaga stabilitas harga pangan melalui peningkatan produktivitas dan integrasi hulu-hilir komoditas strategis.
Langkah ini berjalan seiring pengendalian inflasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS).
Kedua, mendorong hilirisasi dan investasi yang memberi nilai tambah tinggi bagi perekonomian daerah. Ketiga, mempercepat digitalisasi keuangan guna memperluas akses dan efisiensi sistem ekonomi.
“Strategi ini kami dorong agar pertumbuhan ekonomi Lampung tetap inklusif dan berkelanjutan,” kata Bimo.