Bandar Lampung (Lampost.co)– Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandar Lampung mengawal keamanan pangan dan obat sepanjang 2025. Sekian itu, menyokong program strategis nasional, terutama Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala BBPOM Bandar Lampung, Bagus Heri Purnomo, dalam rilis refleksi kinerja tahun 2025 menegaskan komitmen jajarannya menjaga mutu dan keamanan pangan dari hulu ke hilir.
“Sepanjang 2025 kami fokus pada perlindungan masyarakat melalui edukasi, pengawasan ketat, penindakan hukum. Serta peningkatan kualitas layanan kepada pelaku usaha,” ujarnya, Kamis 18 Desember 2025.
Baca juga: Jelang Nataru, BBPOM Temukan 125 Produk Pangan Bermasalah di Ritel Modern Maupun Tradisional
Bagus mengatakan salah satu sorotan utama kinerja BBPOM tahun ini adalah dukungan konkret terhadap Program Makan Bergizi Gratis. BBPOM Bandar Lampung aktif menjadi narasumber pelatihan manajerial bagi Satuan Pelayanan Pangan Inti (SPPI) dan tenaga penjamah pangan di seluruh Lampung.
“Materi pelatihan sudah mulai dari nilai gizi pangan, penerapan sistem HACCP, traceability. Hingga penanganan Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan (KLB-KP),” katanya.
Ia mengungkapkan hasilnya, 8.923 tenaga penjamah pangan dari 169 SPPG telah membekali pengetahuan keamanan pangan. Tak berhenti mengedukasi, BBPOM juga turun langsung ke laboratorium.
“Sebanyak 44 sampel kejadian luar biasa program MBG di Bandar Lampung dan 24 sampel di Tulangbawang menguji untuk memastikan aman mengkonsumsi,” pungkasnya.








