• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 02/02/2026 14:39
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Ekonomi RI 2026 Tembus 6 Persen? Target Pertumbuhan Ekonomi Purbaya Diuji Realita Global

Pemerintah menggelontorkan dana negara ke bank BUMN lebih dari Rp200 triliun.

EffranbyEffran
06/01/26 - 08:45
in Ekonomi dan Bisnis
A A
ekspor impor

Ilustrasi (MI)

Jakarta (Lampost.co) — Target pertumbuhan ekonomi Indonesia 6 persen pada 2026 kembali mencuat ke publik. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut angka tersebut masih realistis. Keyakinan itu setelah mulai menggerakkan kebijakan fiskal sejak September.

Pemerintah menggelontorkan dana negara ke bank BUMN lebih dari Rp200 triliun. Ia juga menyiapkan berbagai insentif fiskal untuk mendorong konsumsi dan investasi. Sinkronisasi fiskal dan moneter mulai terbentuk.

Ia menargetkan iklim investasi semakin kondusif sepanjang 2026. Asumsi resmi pemerintah masih berada di level 5,4 persen. Namun, ia menilai peluang menembus 6 persen tetap terbuka. Optimisme tersebut dalam konferensi pers APBN Kita. Sejumlah ekonom merespons target itu dengan sikap hati-hati.

Peneliti INDEF, Riza A Pujarama, menilai tantangan global masih berat. Ia menyoroti ketidakpastian geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia.

Riza juga menilai mesin pertumbuhan domestik belum bertransformasi optimal. “Konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama ekonomi,” kata Riza.

Sektor tersebut masih tertekan oleh harga pangan dan energi. Daya beli masyarakat belum pulih sepenuhnya hingga akhir 2025. Kondisi itu menyulitkan pertumbuhan 6 persen pada 2026.

Pandangan serupa datang dari peneliti IDEAS Muhammad Anwar. Ia melihat risiko global tetap tinggi sepanjang tahun depan. Dia menyoroti fragmentasi perdagangan dan tensi geopolitik global.

Ia juga menekankan masalah kualitas lapangan kerja domestik. Pertumbuhan ekonomi tinggi sering tidak sejalan dengan kenaikan upah riil.

Sektor penyerap tenaga kerja didominasi aktivitas bernilai tambah rendah. Kondisi itu membuat kesejahteraan tidak naik seiring pertumbuhan PDB. Untuk itu, target 6 persen berada di luar konsensus analis.

Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026 Versi Lembaga Global

Berbagai lembaga internasional memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh lebih moderat. Sebagian besar lembaga mematok kisaran 4,9 hingga 5,7 persen.

Dana Moneter Internasional memperkirakan pertumbuhan 4,9 persen pada 2026. IMF menilai ketahanan domestik masih menopang ekonomi nasional.

Bank Dunia memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5 persen. Proyeksi tersebut didukung konsumsi rumah tangga dan investasi. Bank Dunia menyoroti peran Danantara dan reformasi investasi. Pelonggaran kebijakan moneter juga mendukung arus modal.

Asian Development Bank memprediksi pertumbuhan 5,1 persen pada 2026. ADB menilai stimulus fiskal dan moneter mendorong permintaan domestik.

Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan di kisaran 4,9 hingga 5,7 persen. BI melihat ekspor, belanja pemerintah, dan investasi terus membaik.

Bank Mandiri mematok pertumbuhan ekonomi 5,2 persen tahun depan. Konsumsi, investasi, dan belanja negara menjadi pendorong utama.

Ekonom menilai target 6 persen membutuhkan reformasi struktural agresif. Tanpa perbaikan produktivitas, target tersebut sulit tercapai.

Tags: ekonomi Indonesia 2026pertumbuhan ekonomi 2026pertumbuhan PDB Indonesiaproyeksi ekonomi RIPurbaya Yudhi Sadewatarget ekonomi 6 persen
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Harga emas batangan Antam hari ini, Senin. Dok MI

Harga Emas Antam 2 Februari 2026: Nilai Beli Naik, Jual Anjlok

byEffran
02/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menguat untuk perdagangan pada Senin, 2 Februari 2026....

Pengunjung mengamati pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. ANTARA FOTO/DHEMAS REVIYANTO

Pemerintah Kunci Stabilitas Ekonomi, Reformasi Pasar Modal Dipercepat demi Jaga Kepercayaan Investor

byEffran
02/02/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Pemerintah menegaskan komitmen menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus mempercepat reformasi pasar modal. Pesan itu disampaikan dalam konferensi...

Investasi emas. Dok/PT Antam

Prediksi Harga Emas Pekan ini, Berada di Level Krusial

byEffran
02/02/2026

Jakarta (Lampost.co) – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) diprediksi kembali menguat pada awal pekan ini. Pergerakan harga...

Berita Terbaru

300 Rumah Warga Terdampak Banjir di Lampura
Lampung

300 Rumah Warga Terdampak Banjir di Lampura

byWandi Barboyand1 others
02/02/2026

Kotabumi (lampost.co): Banjir melanda Kabupaten Lampung Utara (Lampura) pada Senin, 2 Februari 2026, dan berdampak pada 300 rumah warga. Bencana...

Read moreDetails
Perlu Solusi Nyata Jawab Kegelisahan dan Kebutuhan Masyarakat

Perlu Solusi Nyata Jawab Kegelisahan dan Kebutuhan Masyarakat

02/02/2026
Akses Penyeberangan di Desa Kali Pasir Way Bungur Jadi Sorotan

Akses Penyeberangan di Desa Kali Pasir Way Bungur Jadi Sorotan

02/02/2026
Pemprov Lampung Pastikan Siap Bangun Jembatan Penghubung Kali Pasir – Tanjung Tirto

Pemprov Lampung Pastikan Siap Bangun Jembatan Penghubung Kali Pasir – Tanjung Tirto

02/02/2026
misteri mayat tanpa kepala

Misteri Mayat Tanpa Kepala di Pantai Lentera Terungkap, Korban Petani Asal Lemong

02/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.