• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 14/01/2026 10:24
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Emas dan Perak Meledak Usai The Fed Pangkas Bunga

Angka itu menjadi posisi tertinggi sejak Oktober 2025.

EffranbyEffran
14/12/25 - 17:08
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Investasi emas. Dok/PT Antam

Investasi emas. Dok/PT Antam

Jakarta (Lampost.co) — Harga emas dan perak melonjak tajam pada perdagangan sepanjang pekan lalu. Pasar logam mulia bereaksi kuat terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat. Federal Reserve memangkas suku bunga sebesar seperempat poin. Keputusan itu langsung menekan nilai dolar Amerika Serikat.

Pelemahan dolar mendorong minat beli aset lindung nilai. Investor beralih ke emas dan perak untuk menjaga nilai aset. Harga emas spot naik 1,2 persen ke level US$ 4.280,08 per ons. Angka itu menjadi posisi tertinggi sejak Oktober 2025.

Kontrak berjangka emas Amerika Serikat untuk pengiriman Februari ikut menguat. Harga penutupan mencapai US$ 4.313 per ons. Dalam konversi rupiah, emas dunia setara sekitar Rp 71,40 juta per ons. Nilai itu memakai asumsi kurs Rp 16.680.

Perak mencatat kenaikan lebih agresif daripada emas. Harga perak spot melonjak hampir 4 persen. Perak diperdagangkan di level US$ 64,22 per ons. Harga itu hanya terpaut tipis dari rekor tertingginya.

Analis Marex, Edward Meir, menyebut perak memimpin reli logam mulia. Momentum kuat menyebar ke emas, platinum, dan paladium.

“Pasar logam mendapat dorongan besar dari kombinasi suku bunga rendah dan dolar lemah. Kondisi itu menguntungkan aset safe haven,” kata Meir.

Indeks dolar Amerika Serikat turun ke titik terendah delapan pekan. Pelemahan itu membuat emas lebih murah bagi pembeli global.

Selain itu, The Fed memangkas suku bunga tiga kali sepanjang 2025. Bank sentral tetap mencermati inflasi dan pasar tenaga kerja. Lalu Inflasi Amerika Serikat belum kembali ke target dua persen. Situasi itu memberi ruang bagi emas untuk melanjutkan tren naik.

Tekanan politik juga memengaruhi pasar. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendorong kebijakan suku bunga lebih longgar. Gedung Putih mengisyaratkan dukungan terhadap kebijakan moneter akomodatif. Kevin Hassett muncul sebagai kandidat kuat ketua The Fed berikutnya.

Sentimen Tambahan

Pelaku pasar kini menanti rilis data non-farm payrolls Amerika Serikat. Laporan itu rencananya keluar pada 16 Desember. Data tenaga kerja akan menentukan arah kebijakan The Fed selanjutnya. Investor bersiap menghadapi volatilitas lanjutan.

Dari Asia, India memberi sentimen tambahan bagi pasar logam. Regulator dana pensiun India mengizinkan investasi ETF emas dan perak. Kebijakan itu berpotensi meningkatkan permintaan logam mulia global. Pasar Asia Selatan menjadi sumber permintaan baru.

Kombinasi faktor moneter, politik, dan kebijakan global membuat logam mulia kembali primadona. Investor mengantisipasi reli berlanjut.

Tags: dampak The Fedemas Antam hari iniemas batangan Antamharga emas Antamharga emas globalInvestasi Emaslogam muliasuku bunga The Fed
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Harga emas batangan Antam hari ini, Rabu. Dok ANTARA

Harga Emas Antam 14 Januari 2026 Melonjak Lagi

byEffran
14/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) meroket untuk perdagangan pada Rabu, 14 Januari 2026....

Pedagang buah di Bandar Lampung sedang merapihkan barang dagangannya. Lampost.co/Restu

Dampak Kondisi Ekonomi, UMKM di Bandar Lampung Keluhkan Omzet Turun Tajam

byEffran
14/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bandar Lampung menghadapi tekanan berat sepanjang 2025. Banyak...

Pemprov Lampung Targetkan 101 Titik SPKLU Dapat Beroperasi pada 2026

Pemprov Lampung Targetkan 101 Titik SPKLU Dapat Beroperasi pada 2026

byRicky Marlyand1 others
13/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus mematangkan kesiapan infrastruktur guna menopang pertumbuhan kendaraan listrik yang kian pesat....

Berita Terbaru

Demo Aliansi Masyarakat Desa Penyangga Taman Nasional Way Kambas di depan Balai Taman Nasional Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur, Selasa (13/1/26). FOTO ANTARA/MUKLASIN.
Lampung

Warga Tuntut Ganti Rugi Rp1 Miliar atas Konflik Gajah TNWK

byDelima Napitupulu
14/01/2026

Sukadana (lampost.co)--Aliansi Masyarakat Desa Penyangga Taman Nasional Way Kambas (TNWK) menggelar aksi demonstrasi di Balai TNWK, Selasa, 13 Januari 2026....

Read moreDetails
Ilustrasi

KLHK Siapkan Pembangunan Kanal dan Pagar Listrik Permanen

14/01/2026
Ribuan warga Lampung Timur yang tergabung dalam aliansi Desa Penyangga Taman Nasional Way Kambas melakukan aksi demo di Balai Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, Selasa (14/1/2026)

Ribuan Warga Geruduk Balai TNWK Soal Konflik Gajah

14/01/2026
Harga emas batangan Antam hari ini, Rabu. Dok ANTARA

Harga Emas Antam 14 Januari 2026 Melonjak Lagi

14/01/2026
Pedagang buah di Bandar Lampung sedang merapihkan barang dagangannya. Lampost.co/Restu

Dampak Kondisi Ekonomi, UMKM di Bandar Lampung Keluhkan Omzet Turun Tajam

14/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.