IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 03/04/2026 19:31
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Eropa Mulai Menjauh dari AS, China Muncul sebagai Mitra Dagang Baru

Forum Ekonomi Dunia Davos 2026 menandai pergeseran besar peta dagang global. Eropa mulai menjauh dari Amerika Serikat dan membuka pintu kerja sama lebih luas dengan China di tengah perang tarif dan proteksionisme AS.

EffranbyEffran
29/01/26 - 08:45
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Mantan Presiden Venezuela Nicolás Maduro untuk pertama kalinya menghadapi proses hukum di Amerika Serikat setelah digulingkan dari kekuasaan. Pada Senin, 5 Januari 2026 waktu AS

Mantan Presiden Venezuela Nicolás Maduro untuk pertama kalinya menghadapi proses hukum di Amerika Serikat setelah digulingkan dari kekuasaan. Pada Senin, 5 Januari 2026 waktu AS

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Forum Ekonomi Dunia (WEF) 2026 di Davos menjadi panggung terbuka bagi perubahan besar ekonomi global. Dunia menyaksikan kontras tajam antara pendekatan proteksionis Amerika Serikat dan strategi multilateralisme China.

Ketegangan itu mulai menggeser peta dagang dunia. Eropa secara perlahan menunjukkan sinyal menjauh dari Washington dan membuka ruang kerja sama baru dengan Beijing.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tampil percaya diri membela kebijakan tarif tinggi. Ia mengklaim strategi tersebut menciptakan keajaiban ekonomi domestik.

Trump menyebut defisit perdagangan bulanan AS turun hingga 77 persen dalam setahun. “Hampir semua pakar memprediksi kebijakan itu memicu resesi global, namun kami membuktikan mereka keliru,” kata Trump, dari The Straits Times, kemarin.

Namun, pernyataan itu justru memicu kegelisahan di kalangan sekutu tradisional Amerika.

Prancis dan Kanada Mulai Ambil Jarak

Presiden Prancis Emmanuel Macron secara terbuka menolak kenaikan tarif AS. Ia menilai kebijakan tersebut tidak dapat diterima dan merugikan stabilitas global.

Sinyal lebih tegas datang dari Kanada. Perdana Menteri Mark Carney mengumumkan kemitraan strategis baru dengan China. Ia juga menyindir tekanan ekonomi dari Washington terhadap mitranya sendiri.

China Tampil sebagai Penyeimbang Global

Di tengah ketegangan, China memanfaatkan momentum untuk memperkuat posisinya. Wakil Perdana Menteri He Lifeng menyerukan perdagangan global yang adil dan setara.

“Aturan harus berlaku sama bagi semua pihak. Dunia tidak boleh kembali ke hukum rimba,” ujar He Lifeng.

Ia menegaskan pendekatan China berbeda dari perang dagang. “China membangun jembatan, bukan tembok. Perang tarif tidak pernah menghasilkan pemenang,” lanjutnya.

Pesan itu diterima positif banyak negara yang terdampak kebijakan AS.

Tarif AS Tertinggi Seabad, Dunia Cari Alternatif

WEF Davos 2026 berlangsung dalam bayang-bayang tarif Amerika yang mencapai level tertinggi dalam 100 tahun terakhir. Kondisi itu mendorong negara lain mencari mitra dagang baru.

Boston Consulting Group memproyeksikan pangsa AS dalam perdagangan barang global turun dari 12 persen menjadi 9 persen dalam satu dekade.

“Kecepatan dan skala perubahan itu mengguncang sistem perdagangan dunia,” kata Menteri Keuangan Kanada François-Philippe Champagne.

Eropa Mulai Diversifikasi Arah Dagang

China bergerak cepat mengisi kekosongan. He Lifeng bertemu dengan CEO global seperti Tim Cook dari Apple dan Jamie Dimon dari JPMorgan Chase.

Sementara itu, Eropa mengambil langkah konkret. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Kanselir Jerman Friedrich Merz rencananya mengunjungi Beijing dalam waktu dekat. Langkah itu menegaskan keinginan Eropa untuk mengurangi ketergantungan pada Amerika Serikat.

Tags: aliansi dagang baruChina multilateralDavos 2026Donald Trumpekonomi globalEropa Chinaperang tarif ASperdagangan globalpeta dagang duniaproteksionisme Amerika
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ilustrasi harga sawit.

Harga Sawit Melonjak, Geopolitik dan Energi Global Jadi Pemicu Utama

byAdi Sunaryoand1 others
03/04/2026

Jakarta (Lampost.co)– Harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) diproyeksikan melonjak tajam sepanjang triwulan II 2026. Lonjakan ini...

Persediaan pangan din tengah krisis. Foto/AI

Perkuat Cadangan Pangan, Antisipasi Ancaman El Nino

byAdi Sunaryoand1 others
03/04/2026

Jakarta (Lampost.co)– Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperkuat cadangan pangan pemerintah (CPP) berbasis produksi dalam negeri guna mengantisipasi dampak...

Ilustrasi harga jual kembali (buyback) emas.

Harga Jual Kembali Emas Hari Ini (Buyback) 23 April 2026 Merosot

byAdi Sunaryo
03/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)- Harga jual kembali emas hari ini atau harga penjualan kembali (buyback) pada Jumat, 3 April 2026 mengalami...

Berita Terbaru

pemain timnas nyanyikan indonesia raya
Bola

Status WNI Empat Pemain di Belanda Sah, Kasus Passportgate Murni Masalah Teknis

byIsnovan Djamaludin
03/04/2026

Jakarta (Lampost.co)–Federasi Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi mengklarifikasi tegas terkait polemik izin kerja empat penggawa Tim Nasional Indonesia...

Read moreDetails
Bek sayap Go Ahead Eagles Dean James (tengah)

Solusi Passportgate, Otoritas Liga Belanda Ungkap Prosedur Izin Tinggal bagi Pemain Timnas Indonesia

03/04/2026
Naposobulung HKBP Natar Visualisasikan Sengsara Jalan Salib

Naposobulung HKBP Natar Visualisasikan Sengsara Jalan Salib

03/04/2026
Ibadah Jumat Agung HKBP Natar Tekankan Kasih Bagi Sesama

Ibadah Jumat Agung HKBP Natar Tekankan Kasih Bagi Sesama

03/04/2026
Amankan Jumat Agung Polsek Natar Sebar Personel di 24 Gereja

Amankan Jumat Agung Polsek Natar Sebar Personel di 24 Gereja

03/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.