Bandar Lampung (Lampost.co) — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) IV Tanjungkarang memastikan kesiapan angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal itu dengan menambah kapasitas layanan penumpang guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama masa libur akhir tahun.
Kepala Divre IV PT KAI Tanjung Karang, Mohamad Ramdany, mengatakan pada periode nataru tahun ini mendapat tambahan armada. Penambahan tersebut meningkatkan kapasitas angkut penumpang.
“Di angkutan nataru, kami mendapatkan armada tambahan dari kapasitas 530 penumpang menjadi 848 penumpang untuk satu perjalanan Kereta Rajabasa,” ujarnya.
Selain itu, peningkatan kapasitas juga pada layanan Kereta Api Kuala Stabas. Upaya tersebut mampu mengakomodasi tingginya permintaan masyarakat selama masa libur Nataru. “Kami juga menambah kapasitas di Kereta Api Kuala Stabas,” kata dia.
Atas tambahan kapasitas tersebut bisa mengangkut puluhan ribu penumpang selama Nataru. “Kami bisa mengangkut 58.176 penumpang dalam 18 hari, mulai 18 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026,” ujarnya.
Dia menegaskan, persiapan seluruh layanan secara maksimal untuk memberikan kenyamanan kepada penumpang. Selain kesiapan armada juga melakukan pembaruan pada fasilitas pendukung. “Kami persiapkan betul. Kami juga melakukan restorasi dan modifikasi pada kereta makan agar bisa memberi suasana baru bagi penumpang,” kata dia.
Ia menjelaskan, angkutan Nataru tahun ini bertepatan dengan libur sekolah sehingga potensi lonjakan penumpang cukup tinggi. Untuk itu, dia memetakan setiap hari dengan tingkat kepadatan tertinggi.
“Kami prediksi pada 22 Desember sebagai puncak mudik dengan jumlah penumpang mencapai 4.191 orang,” ujarnya.
Puncak kedua kami perkirakan pada 27–29 Desember dengan jumlah penumpang lebih dari 4.000 orang. Biasanya melandai pada 30 Desember dan meningkat kembali pada 2 Januari 2026,” kata dia.
Untuk penjualan tiket juga membuka pemesanan jauh hari sebelum keberangkatan. Hal itu untuk mengantisipasi keterbatasan tempat duduk selama periode padat penumpang.
“Tiket KA Rajabasa kami jual H-45, sedangkan Kuala Stabas H-7. Kami imbau masyarakat untuk memesan dari jauh hari karena kapasitas tempat duduk terbatas,” ujar dia.








