• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 30/11/2025 04:16
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Kenaikan Harga LPG 3 Kg Memberatkan Pedagang Kecil

Kondisi tersebut membuat pedagang terpaksa akan menaikan harga makanan yang dia jual

Adi SunaryoUmar RobbanibyAdi SunaryoandUmar Robbani
08/01/25 - 19:56
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Pedagang terdampak kenaikan harga LPG. Penjual makanan sedang memasak memakai kompor yang menggunakan gas elpiji 3 kg. Lampost.co/Umar Robbani

Penjual makanan sedang memasak memakai kompor yang menggunakan gas elpiji 3 kg. Lampost.co/Umar Robbani

Bandar Lampung (Lampost.co)– Pemerintah resmi menaikan harga eceran terendah (HET) LPG ukuran 3 kilogram di tingkat pangkalan dari Rp18 ribu menjadi Rp20 ribu. Kenaikan itu berdasarkan SK Gubernur Lampung Nomor: G/8/6/V.25/HK/2024 tentang Penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) Liquified Petroleum Gas (LPG).

Kenaikan itu menjadi kabar buruk bagi pedagang kecil. Sebab kenaikan tersebut bersamaan dengan naiknya harga komoditas bahan pokok lain.

Baca juga: Pemprov Lampung Usulkan Penambahan Kuota LPG 3 Kilogram

Lili, salah satu pedagang makanan mengungkapkan, kenaikan itu memberatkan biaya produksi. Sebab saat ini harga komoditas bahan pangan seperti cabai, telur, dan minyak goreng juga sedang mengalami kenaikan.

“Iya sudah dengar akan ada kenaikan. Pasti akan memberatkan karena berdampak pada biaya produksi kami. Apalagi harga-harga kebutuhan lain juga lagi naik sekarang,” ungkapnya, Rabu, 8 Januari 2024.

Biasanya dia membeli LPG dengan harga Rp22 ribu di warung saat HET di pangkalan Rp18 ribu. LPG itu dia gunakan untuk berjualan makanan selama 3 hari.

“Biasanya aja beli di warung sudah Rp22 ribu. Kalau sudah naik berarti lebih dari itu,” kata pedagang makanan di Kelurahan Gotong Royong, Tanjungkarang Pusat itu.

Biaya Produksi Berimbas

Menurutnya, dengan kenaikan harga komoditas pangan saja sudah membuat biaya produksi membengkak. Apalagi ditambah dengan kenaikan harga LPG yang juga menjadi kebutuhan utama masyarakat untuk memasak.

Kondisi tersebut membuat pedagang terpaksa akan menaikan harga makanan yang dia jual. Sebab jika tidak, usahanya tidak mendapatkan untung atau bahkan bisa akan mengalami kerugian.

“Ya mau gak mau saya harus naikin harga. Ya mudah-mudahan pelanggan enggak pada kabur,” tuturnya.

Firman, warga lain juga mengatakan hal serupa. Penjual gorengan di Jalan RA Kartini, Bandar Lampung itu mengatakan kenaikan harga minyak goreng saat ini saja sudah membuat keuntungannya menipis. Sehingga kenaikan harga LPG yang dilakukan pemerintah tentu akan menambah berat pengeluaran biaya produksi.

“Walaupun sedikit ya kenaikannya pasti berpengaruh. Karena harga minyak goreng juga sekarang sedang naik,” ucapnya.

Meski begitu, meski mengalami kenaikan harga dia berharap pemerintah bisa memastikan ketersediaan gas LPG. Sehingga harga yang ditetapkan sebagai standar juga tidak akan mengalami kenaikan lagi terlebih di tingkat pengecer atau warung.

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News

Tags: BERITA LAMPUNGEkonomi dan Bisnisharga elpiji di lampungharga gas elpiji naikharga lpg 3 kgharga lpg di lampungharga lpg naik
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Penyaluran bantuan sosial (Bansos) program sembako untuk 15.578 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.(Foto:Dok/Lampost.co)

Bansos untuk Warga Lampung pada 2025 Tembus Rp22,96 Triliun, Ini Daerah Penerima Terbesar

byEffran
29/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kantor Wilayah DJPb Kementerian Keuangan Lampung mencatat penyaluran bantuan sosial pemerintah pusat mencapai Rp22,96 triliun selama...

Desa Simpang Mesuji mulai lakukan pembangunan fisik tahun 2024. dengan menggunakan anggaran dana desa (Foto:Lampost/Ridwan Anas)

Penyaluran Dana Desa Lampung 2025 Tembus Rp1,95 Triliun, Ini Rincian per Kabupaten

byEffran
29/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kementerian Keuangan mencatat penyaluran Dana Desa Lampung 2025 di Lampung mencapai Rp1,95 triliun hingga 30 September...

Harga Emas 29 November 2025 Meroket

byEffran
29/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menguat untuk perdagangan pada Sabtu, 29 November 2025....

Berita Terbaru

Persija vs PSIM
Bola

Persija Rayakan Ulang Tahun Ke-97 dengan Kalahkan PSIM 2-0

byIsnovan Djamaludinand1 others
30/11/2025

Jakarta (Lampost.co)–Persija Jakarta merayakan ulang tahun ke-97 yang jatuh pada 28 November dengan kemenangan 2-0 atas PSIM Yogyakarta pada pertandingan...

Read moreDetails
Pembalakan Hutan Liar Disebut Jadi Biang Kerok Banjir Sumut

Pembalakan Hutan Liar Disebut Jadi Biang Kerok Banjir Sumut

30/11/2025
Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster

Paul Munster Sebut Bhayangkara Masih Terkendala Penyelesaian Akhir

29/11/2025
Pelatih sementara Persebaya, Uston Nawawi

Uston Agak Kecewa Persebaya Diimbangi Bhayangkara

29/11/2025
Desa Way Kalam Didorong Jadi Pusat Ekonomi Karbon

Desa Way Kalam Didorong Jadi Pusat Ekonomi Karbon

29/11/2025
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.