IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 15/04/2026 16:04
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Advertorial

Tommy Gunawan: Teror Terhadap Aktivis Ancaman bagi Demokrasi

Adi SunaryoBambang PamungkasbyAdi SunaryoandBambang Pamungkas
14/03/26 - 12:36
in Advertorial, Metro, Politik
A A
Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Metro, Tommy Gunawan, S.H.

Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Metro, Tommy Gunawan, S.H.

Metro (Lampost.co)– Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Metro, Tommy Gunawan, S.H, yang dikenal dengan julukan “Si Anak Beras”, mengecam keras tindakan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus yang terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026.

Menurut Tommy Gunawan, tindakan tersebut merupakan bentuk kekerasan biadab yang tidak hanya menyerang individu. Akan tetapi juga menjadi ancaman serius bagi demokrasi dan kebebasan berpendapat di Indonesia.

Baca juga: Prabowo Minta Jajarannya Gelar Open House Lebaran dengan Sederhana

“Serangan air keras terhadap Andrie Yunus bukan sekadar tindak kriminal biasa. Ini adalah bentuk teror terhadap pembela hak asasi manusia. Ancaman nyata bagi demokrasi. Kita tidak boleh kembali ke masa kelam saat ada penculikan, penganiayaan, dan pembungkaman aktivis hanya karena berani menyuarakan kebenaran,” tegas Tommy.

Tommy menilai peristiwa tersebut menjadi alarm serius bagi kondisi demokrasi di Indonesia. Terutama ketika tindakan kekerasan digunakan untuk membungkam suara kritis masyarakat sipil.

Ia mengingatkan bahwa sejarah Indonesia pernah diwarnai berbagai tindakan kekerasan terhadap aktivis. Antara lain seperti tragedi penculikan aktivis 1997–1998, pembunuhan terhadap Marsinah pada tahun 1993, hingga kematian Munir Said Thalib pada tahun 2004. Menurutnya, tragedi-tragedi tersebut seharusnya menjadi pelajaran penting agar praktik kekerasan terhadap pembela HAM tidak kembali terulang di era reformasi.

Tommy juga menegaskan bahwa bangsa Indonesia dibangun oleh tradisi keberanian para aktivis yang memperjuangkan keadilan dan kemerdekaan, sebagaimana diperjuangkan oleh Soekarno yang berkali-kali dipenjara karena memperjuangkan kebebasan bangsa.

“Republik ini lahir dari keberanian orang-orang yang berani berpikir kritis dan melawan ketidakadilan. Karena itu, setiap upaya membungkam suara kritis melalui teror dan kekerasan adalah pengingkaran terhadap semangat kemerdekaan dan nilai demokrasi,” ujarnya.

Usut Tuntas

Tommy Gunawan mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut. Menangkap pelaku serta membongkar aktor intelektual yang berada di balik aksi teror tersebut.

Ia juga meminta agar pelaku mendapat jeratan dengan pasal berlapis Karena tindakan tersebut telah membahayakan nyawa korban dan menyebabkan luka serius.

Selain itu, Tommy juga mendorong Komisi Nasional Hak Asasi Manusia untuk melakukan investigasi independen. Hal itu guna memastikan proses hukum berjalan transparan serta tidak berujung pada impunitas.

“Negara tidak boleh kalah oleh teror. Demokrasi hanya akan berdiri kokoh jika negara mampu melindungi warganya yang berani menyuarakan kebenaran,” tutup Tommy Gunawan.

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News

Tags: berita metroKekerasan AktivisPDIPpolitik dan hukumTeror kepada Aktivis
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Lampung, Herman HN menyampaikan orasi politik didepan para kader yang menyambangi Kantor DPW Partai NasDem Provinsi Lampung, Rabu, 15 April 2026. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)

NasDem Dukung Surya Paloh jadi Ketua Umum Seumur Hidup

byNurand1 others
15/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – DPW Partai NasDem Provinsi Lampung terus mendukung kepemimpinan Surya Paloh sebagai Ketua Umum Partai NasDem. Bahkan,...

Ratusan kader Partai NasDem Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung menyambangi Kantor DPW Partai NasDem Provinsi Lampung, Jenderal Ahmad Yani, Bandar Lampung, Rabu, 15 April 2026. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Kader Partai NasDem Bersatu Sikapi Pemberitaan Nasional

byNurand1 others
15/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) –-- Ratusan kader Partai NasDem Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung menyambangi Kantor DPW Partai NasDem Provinsi Lampung, Jenderal...

kinerja pelindo panjang

Kinerja Operasional Pelindo Regional 2 Panjang Catat Tren Positif Kuartal I 2026

byDenny ZY
15/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang positif pada kuartal pertama tahun...

Berita Terbaru

Clara Shinta
Hiburan

Clara Shinta Disomasi Rp 10,7 Miliar Usai Bongkar Video Call Nakal Suami

byNana Hasan
15/04/2026

Jakarta (Lampost.co) - Selebgram Clara Shinta kini harus menghadapi serangan balik dari seorang perempuan bernama Indah Rahmadani. Masalah ini mencuat...

Read moreDetails
Rantai Distribusi Panjang Jadi Pemicu Kemiskinan di Desa

Rantai Distribusi Panjang Jadi Pemicu Kemiskinan di Desa

15/04/2026
Perusahaan pengolahan nanas terintegrasi, Great Giant Foods, diharapkan terus berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional, khususnya melalui peningkatan ekspor produk hortikultura.

Great Giant Foods Terus Kembangkan Industri Nanas dari Lampung untuk Dunia

15/04/2026
Indy Barends

Indy Barends Klarifikasi Video Viral Sang Anak

15/04/2026
julia perez

Sri Wulansih Minta Raffi Ahmad Beli Apartemen Julia Perez Demi Hal Ini

15/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

 

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.